123 views

Penggunaan Dana Desa di Duga Menyimpang

Berdasarkan laporan masyarakat dan aparatur desa Tanjung Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), yang dimana menerangkan adanya indikasi Korpsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) di desa tersebut dengan perkerjaan yang dianggap menyimpang.
Irawan TH selaku Ketua Umum (Ketum) Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARAK) yang menrima laporan masyarakat Desa Tanjung Sari menjelaskan,’’Adapun penyimpangan pekerjaan tersebut meliputi, Pengaspalan Jalan ( LAPEN ) V 1000 x 3 m3 dialokasikan Dusun I-III biaya pengaspalan tersebut Rp 375.772.000 Di dalam pelaksanaan perkerjaan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan rincian yang seharusnya di dalam RAB Aspal 68 drum yang digunakan hanya 31 drum sedangkan sisa aspal 37 drum tidak ada dilokasi pengaspalan, batu pecah ukuran 5 atau 7 tidak dipakai dilokasi pengaspalan, 150 m3 tidak ada badan jalan onderlag, upah perkerja dan upah tukang hanya dibayar Rp 25.000.000.’’jelasnya.
Lanjutnya, Rehab gedung TK dialokasikan Dusun II biaya Rp 205.113.500 , Biaya upah pekerja dan upah tukang di Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rp.86.511.400 , Sedangkan yang diterima oleh tukang hanya Rp 18.000.000 perkerjaan tersebut selesai dalam waktu 30hari ( Satu bulan,red). Kegiatan Pelatihan Perangkat Desa,LPM,PKK,BENDHARA DESA,KEPEMUDAAN DESA Tidak pernah ada kegiatan tersebut di desa.”ungkap Irawan TH kepada Awak Media.
‘’Dengan dibuatnya surat laporan ini kami harapkan kepada penegak hukum Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Polda Lampung untuk ditindak lanjuti laporan dari LSM BARAK dengan proses hukum yang berlaku.(Andi Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *