117 views

anak dibawah umur Terpaksa Dirantai di kursi kayu

Lampung Timur – Miris Di Kabupaten Lampung Timur, masih terjadi pemasungan dengan cara merantai kaki yang diikatkan pada sebuah kursi, kondisi itu menimpa Anak di bawah umur bernama Rohani (12), yang bertempat tinggal di desa Tanjung Aji kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur.

hal ini tentu saja tidak sejalan dengan program pemerintah tentang bebas pasung dan Program Bupati Lampung Timur tentang Kabupaten layak anak serta Kabupaten Ramah Ham.

Anak ketiga dari pasangan Karim dan Seleha itu terpaksa dirantai sejak tiga bulan yang lalu, Menurut Karim Rohani terpaksa dirantai karena sering menyakiti dirinya sendiri. Tak hanya Rohani, Rini (22) anak kedua Karim juga mengalami hal yang sama.

Riki saat ini dirantai pada Sebatang kayu dan ditempatkan pada ruangan tersendiri, Karim telah berupaya mengobati kedua anaknya baik melalui medis maupun dengan pengobatan orang tua, kini Karim sudah pasrah dengan keadaan anaknya tersebut, karena sudah tidak mampu lagi untuk membiayai pengobatannya.

Sementara itu Saat dihubungi Edi Arsadad Koordinator Aliansi Anti Kekerasan Anak Dan Perempuan (AKRAP) mengatakan telah berkoordinasi dengan kepala Desa Tanjung Aji guna membuatkan kartu BPJS agar kedua pasien ganguan mental tersebut nantinya bisa dirawat di Rumah sakit jiwa (RSJ) dengan Biaya dari BPJS.

ya kami telah bertemu dengan kepala Desa setempat dan meminta agar dibuatkan rekomendasi serta Syarat syarat yang diperlukan untuk pembuatan BPJS bagi keluarga pasien ” ujar Edi Jum’at 24/02.

Lebih lanjut Edi berharap pemerintah Kabupaten Lampung Timur segera melakukan tindakan untuk menolong keluarga pasien dari kalangan kurang mampu tersebut, sehingga tidak timbul persepsi bahwa pemerintah Kabupaten Lampung Timur tidak memperdulikan warga yang memang membutuhkan bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *