113 views

Sekdaprov Lampung Tutup Kejurnas Karate Piala Mendagri

Bandarlampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono menutup Kejurnas Karate Piala Mendagri XIX yang digelar sejak 24-26 Maret 2017.

“Kejurnas karate ini berjalan dengan lancar, tentunya ini merupakan motivasi bagi atlet agar ke depan bisa lebih baik lagi,” kata Sutono, saat penutupan Kejurnas Karate Piala Mendagri itu, di GOR Saburai, Kota Bandarlampung, Minggu (26/3).

Dia mengatakan bahwa kejurnas ini digelar untuk menambah jam terbang para atlet dalam berkompetisi.

Karena itu, menurutnya, menang atau kalah merupakan hal yang wajar dalam pertandingan, mengingat yang lebih penting bagaimana caranya atlet bisa belajar dari pertandingan tersebut.

“Atlet harus bisa lebih baik lagi, sehingga bisa mewakili daerah dan negara ini di kancah yang lebih tinggi,” kata dia pula.

Ia menyatak, meskipun gedung tempat kejurnas dinilai kurang layak untuk arena pertandingan, tapi kejurnas ini berjalan dengan lancar.

“Sarana dan prasarana sangat kurang, ke depan akan kami perbaiki, sehingga atlet bisa berkembang dengan baik,” kata dia.

Menanggapi perolehan medali kontingen Lampung yang minim, Sutono menyatakan, dalam sebuah pertandingan kalah atau menang adalah hal yang wajar. Tapi hasil ini, menurutnya, menjadi sebuah pembelajaran bagi para atlet agar ke depan lebih baik lagi.

“Prolehan emas yang minim saya pikir itu sebuah pembelajaran agar ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Sutono pula.

Dia mengharapkan, atlet bisa berkembang kemampuannya dalam ajang ini, sebab kejurnas yang diselenggarakan di Lampung kali ini bertujuan untuk menambah jam terbang dalam bertanding.

“Kejurnas ini harus menjadi pengalaman yang berharga,” katanya pula.

Kontingen DKI Jakarta meraih juara umum dalam Kejurnas Karate Piala Mendagri XIX di Provinsi Lampung ini, setelah berhasil meraih lima emas, enam perak, dan 11 perunggu.

KOntingen DKI Jakarta menutup perolehan emas dengan meraih “best of the best” junior putri atas nama Annisa Nur Anggraini.

Pada posisi ke dua, kontingen Sulawesi Selatan, dengan meraih lima emas, empat perak, dan lima perunggu. Lalu posisi ketiga perguruan Inkai dengan meraih lima emas, dua perak, dan enam perunggu.

Pelatih karate Sulawesi Selatan Nukman Lahamang mengatakan hasil untuk kontingennya cukup memuaskan, dan pelaksanaan kejuaraan ini berlangsung cukup baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *