105 views

P.T PGN Gelar Pelatihan Enterpreneurship

Media-Abpedsi.Com
21-04-2017
Labuhan Maringgai – P.T PGN gelar pelatihan entrepreneurship. Tujuan digelarnya pelatihan tersebut agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah lebih paham dengan pengelolaan keuangan.

Dalam pelatihan tersebut anggota Kelompok Usaha Mikro (KUM) sanggat antusias mendengarkan paparan materi yang disampaikan oleh nara sumber.

PT.CFCiD Jakarta melalui Chasianto selaku tenaga ahli mengatakan pemberdayaan masyarakat khususnya dalam bidang pengembangan keuangan dan usaha mikro agar lebih baik lagi, dan agar anggota KUM dapat menggelola usahanya lebih baik lagi dan sukses kemudian hari.

Aldo Sastra selaku pendamping dari CFCiD Jakarta dalam sambutanya mengatakan, “besar harapan saya kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa menyerap dan menjalankan apa yang sudah di sampaikan oleh narasumber untuk menjadi inovasi dan motifasi untuk kelompok Usaha Mikro kedepannya.” Jelasnya.

Selaku pemateri Bambang Suprayitno menyampaikan tentang definisi enterprenurship atau kewirausahaan, serta hal dasar mengelola usaha.

“Enterpreneurship diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi kewirausahaan. Kewirausahaan berasal dari dua kata yaitu Wira dan Usaha. Wira mempunyai arti sebagai pahlawan, pejuang, perintis, sedangkan Usaha adalah amal atau perbuatan. Jadi Wirausaha bisa diartikan sebagai orang yang berjuang untuk melakukan kegiatan usaha yang bermanfaat.” Jelasnya.

Bambang Suprayitno menambahkan beberapa hal terkait dengan modal yang harus dimiliki oleh para Wirausaha.

“Ada 3 modal usaha yang perlu dimiliki, yang pertama yaitu Modal Fisik, berupa uang, sumber daya alam (SDA), fasilitas ekonomi dan lainya, yang kedua modal emosional diantaranya ketekunan, keuletan, kerja keras, tangguh, tidak mudah putus asa, dan yang ketiga modal spiritual, sebagai bentuk ibadah kepada Illahi.” Tambahnya.

Menurutnya dari ketiga modal usaha tersebut diperlukan juga kecerdasan inteletual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Dengan konsep tiga kecerdasan ini dapat dijadikan sebagai bekal untuk menjadi wira usaha yang mumpuni dan diharapkan dapat menjadi entrepreneurship yang sukses.

Sulistianingsih salah satu peserta pelatihan mengatakan, “saya sanggat mendukung progam dari P.T PGN yang dikembangkan dan dikelola melalui Bumdes. Dalam pelatihan ini saya mendapatkan banyak pengetahuan dibidang pengelolahan keuangan dan usaha mikro.” Jelasnya.

Camat Labuhan Maringgai diwakili oleh Kasi PMD, Rosmawati memberikan masukan kepada anggota KUM yang sudah bergabung di LKM jangan sampai seperti progam PNPM/SPP ( simpan pinjam perempuan) yang mana masih ada yang menunggak membayar iuran/angsuran.

Direktur Bumdes H.Muhamad Ali menjabarkan mengenai program atau unit-unit usaha yang di kelola oleh Bumdes yaitu 1.Lembaga Keuangan Mikro (LKM) 2.Air Bersih Dan Air Minum 3.Bumdes Mart”Semoga kerja sama ini mendapatkan ridho allah swt agar berhasil dan berkembang dikemudihan hari,” tegasnya.

Achmad djamhari selaku kepala desa sekaligus komisaris Bumdes memberikan informasi seputar terbentuknya Bumdes Tridaya Minosari Prima, dibentuk pada tanggal 6 desember 2016.

Serta memberikan informasi mengenai jumlah bantuan yang di berikan oleh P.T PGN untuk masyarakat desa sriminosari yang akan di kelola melalui Bumdes.

“Semoga bisa mempertanggung jawabkan apa yang sudah di berikan oleh LKM. Semoga kita semua bisa belajar dari program yang sudah pernah dilaksanakan yaitu Simpanan Pinjam Perempuan (SPP),” jelasnya.

Dia menjelaskan dana desa (DD) yang akan di alokasikan untuk bumdes Tridaya Minosari Prima senilai lebih kurang 50 jt (lima puluh juta) “Jadi kedepannya Bumdes akan sangat banyak kegiatan memberdayakan sosial ekomoni desa sriminosari terbebas dari kemiskinan.” Imbuhnya. ( ANDI ANWAR-AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *