122 views

Pelepasan siswa kelas IX SMP N 1 Trimurjo


Lampung Tengah Media-Abpedsi-Dalam rangka pelepasan siswa-siswi kelas IX SMP N1 Trimurjo, 18 mei 2017 hadir Drs. Muhamad hilmi MM, Kadis Pendidikan, Isti Saronto camat Trimurjo, para wali murid kelas IX dan para undangan.
Dewi Indawati S. Pd. MM Kepala Sekolah saat di konfermasi mengatakan jumlah siswa yang mengikuti UN/US sebanyak 242 siswa, laki-laki 105 siswa, 137 siswi/ perempuan, semua siswa nantinya bisa lulus 100% dengan nilai standar kelulusan 6,0, mudah-mudahan akan di umumkan nanti tanggal 5 juni yang akan datang, dalam kelulusanya, selanjutnya Dewi memohon kepada Kepala Dinas Pendidikan agar memprioritaskan anak didiknya bisa masuk ke SMA N 1 Trimurjo dan SMA N 1 Punggur, karena siswa kita banyak yang berprestasi seperti juara tenis meja tingkat nasional untuk tingkatan SLTP bertanding di Makasar dan Menado, juara 1 seni tari untuk pls 2n, untuk senam ronda juara terbaik .
Kemudian SMP kita mendapatkan bia siswa, ada satu siswa yang harus di biayai sekolah, untuk itu sekolah harus menggratiskan semua biaya registrasi, baik dari seragam, sepatu dan biaya administrasi lainnya (instrakulum) dari siswa kelas VIII, yang diprioritaskan untuk masuk ke SMANJO 12 siswa, kemudian yang di rekomendasikan masuk ke SMAN Punggur 2 siswa yang menjadi juara tenis meja tingkat national.
Harapan Dewi, sebenarnya SMAN 1 Metro, juga menggratiskan bagi siswanya, mudah-mudahan pada saat pengumuman siswa kita bisa lulus semua, konsekwensi kita bahwa siswa yang harus tinggal kelas harus di tinggal, yang belum mampu di kelas IX harus di turunkan ke kelas VIII akhirnya nanti dalam mengikuti evaluasi tahap akhir tidak klabakan, kemudian tidak kecewa dan tidak membebani mental siswa sendiri.
Drs. Muhamad Hilmi MM. Kepala Dinas Pendidikan mengatakan hari ini kita ucapkan selamat kepada SMP N 1 Trimurjo karena hari ini merupakan pelepasan siswa kelas IX yang sudah melaksanakan belajar di sekolah ini dan insya Allah akan di umumkan di kemudian hari namun lulus ataupun tidak , kemudian nanti kita harapkan setelah lulus untuk bisa meneruskan ketingkat SMA kemudian setelah lulus SMA meneruskan ke Perguruan tinggi sesuai kemampuan mereka.
Ditanya tentang prasarana sekolah ia mengatakan kalau kita lihat dari gedung penataanya cukup tertata namun gedungnya sudah tua-tua, gedung lama kita masih perlu membenahinya, sudah kita usulkan ke pemerintah daerah Kabupaten ataupun pemerintah Propinsi untuk perehapan gedung, seperti nampak apa yang kita lihat, harus kita benahi dan di rehap supaya cukup tertata rapi dan asri.
Untuk peraturan Bupati setiap siswa sekolah dasar yang sudah lulus inging melanjutkan ke SMP harus hapal dan tamat iqro’, kemudian untuk SMP ke SMA harus bisa dan apal ayat Al Qur’an 30 jus, kemudian anak-anak miskin yang tidak terkaper pakai KIP atau PKH kita ajukan bia siswa ke Pemerintah daerah atau ke Pemerintah Pusat, untuk keputusan Bupati tentang apal iqro dan jus amma tertuang di KepBup nomor 6 tahun 2015 dan yang non islam harus bisa baca Al Kitab.
Kadis pendidikan mengharapkan para dewan guru bisa meningkatkan mutu pendidikan pormal dan exkul supaya nantinya siswa bisa mandiri, dan para siswa bisa menjalin kerjasama yang baik dan selalu mengingat almamaternya. rino/ari bule

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *