114 views

Diduga Ada Masalah Keluarga Suyono Bunuh Diri

Media-Abpedsi.Com

LAMTIM – Warga Desa Bumi Harjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur digegerkan setelah melihat kondisi tetangganya yang harus mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jenazah Suyono (30) ditemukan menggantung pada sebuah tali yang diikat di kusen rumah milik orang tuanya, sekitar Pukul 17.00 WIB, Kamis (18/5).

Sejumlah tetangga tidak mengetahui pasti alasan Suyono mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, karena Suyono memang tidak tinggal di lokasi dia bunuh diri. Menurut salah satu tetangga yang namanya tidak mau dikorankan mengatakan bahwa Suyono tidak tinggal di rumah orang tuanya, dirinya datang untuk bersilaturahmi dengan keluarganya.

Dari data yang didapatkan Radar Lamtim dari Polsek Batanghari tertulis bahwa, pada hari Kamis tanggal 18 Mei 2017 sekitar Pukul 12.00 WIB, korban bersama Siti (28) istri muda dan anaknya yang berumu 3 bulan datang kerumah orang tuanya untuk silahturahmi.

Dan sekitar Pukul 17.00 WIB istri korban yg bernama, saat hendak kebelakang rumah menemukan suaminya sudah tergantung di pintu dapur dengan menggunakan tali nilon warna hijau. Selanjutnya Istri korban (saksi) berteriak dan meminta bantuan tetangga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batanghari.

Setelah mendapat laporan tersebut warga, Polsek meluncur mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan selanjutnya mengamankan TKP dan memanggil Tim Medis terdekat, yaitu Bidan Titin.

Dari data Kepolisian saat ditemukan kondisi lidah jenazah terjulur keluar, kemaluan korban mengeluarkan sperma, anus korban mengeluarkan kotoran, dengan kondisi panjang tali antara ikatan di tiang pintu ke leher korban sekira 50 cm, jarak antara kaki korban tergantung dari lantai sekitar 5 cm, di dekat kaki korban terdapat kursi kayu kecil yang diduga sebagai alat bantu utk korban gantung diri.

Pihak keluarga keberatan untuk dilakukan Otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan yang diketahui oleh Pamong setempat. Diduga Suyono mengakhiri hidupnya lantaran mempunyai tekanan mental dengan permasalahan keluarga, lantaran dirinya mempunyai dua istri.

“Saya kaget melihat Suyono bunuh diri, begitu saya mendengar kabar lalu saya ke lokasi dan kondisi lokasi sudah ramai dikerumuni warga, alasan dia bunuh diri juga saya tidak tahu karena Suyono kan tidak tinggal disini,” ujar salah satu tetangga yang namanya tidak mau dikorankan. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *