108 views

Pembangunan Lapen Nambahrejo Terealisasi dengan Baik

Media-Abpedsi.Com,NambahRejo-Pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dalam bentuk Lapen (pengaspalan) jalan Kampung Nambahrejo Kecamatan Kotagajah Lampung Tengah (Lamteng) tidak mengecewakan masyarakat kampung, sementara program Bupati yang di suguhkan ke masing-masing kampung se Lampung tengah minimal 1.500 m atau 1,5 km sampai dengan 2.000 m atau 2 km, dalam bentuk Lapen ( pengaspalan) jalan dari dana Pemerintah Pusat yang di gelontorkan untuk membangun kampung.

Untuk Kampung Nambahrejo pembangunan fisik dalam bentuk Lapen di prioritaskan diseputaran Kantor Kepala Kampung atau Balai Kampung untuk memperindah wajah dan mempercepat transportasi darat masyarakat Kampung Nambahrejo pada khususnya, dan masyarakat Lampung tengah pada umumnya.

Pengaspalan jalan dalam bentuk Lapen terhampar di gang Selamet RT, gang Suradi gang Haryadi, gang Wasino, gang Masjid Assyarif gang Rubadi kemudian gang Hariyanto gang Sudiro gang Buchori dan juga gang SDN 1 tepatnya di depan Balai Kampung, gang Santoso gang Tukijan dan yang terakhir gang Sehono dengan volume sepanjang 2.315 m x 3 m, juga membangun Telford ( Onderlagh) jalan volume panjang 1.615 m x 2.5 m di alokasikan di dusun I, II dan dusun V, tidak luput juga pembangunan infrastruktur pembuatan gorong-gorong plat satu unit dengan ukuran 1x1x4 m dialokasikan di dusun II menuju ke dusun I, guna memperlancar transportasi lewat darat antar dusun.

Yang tidak kalah pentingnya transportasi darat bagi masyarakat kampung tohpun kondisi jalan kurang dari lebar 3 m, aparat pamong masih berinisiatif membangun paving bloc dengan volume 100 x 2 m di dusun V, guna mengantisivasi atas kecemburuan sosial bagi masyarakat kampung.

Saat Media Abpedsi memghampiri Drs. Sutanto Kepala Kampung mengatakan, ” Alhamdullilah pencairan dana DD biasa di kenal alokasi dana desa ( ADD) untuk Lampung Tengah (Lamteng), pencairanya lebih awal dari biasanya dibandingkan dengan tahun 2016 yang lalu jadi untuk melaksanakan pembangunan fisik banyak lapang waktu, kita tidak tergesa-gesa di kejar target, otomatis membangunnya bisa tertata dan untuk kwalitas pasti terjamin, tidak seperti tahun 2016 pencairan dana terlalu mepet dengan akhir tahun kesan pelaksananya selalu di kejar waktu, dan dalam pembuatan Spj juga terkesan terburu-buru akhirnya hasil kerjaan kurang maksimal.

Mudah-mudahan kita mencoba dengan rendah hati pembangunan tahap pertama diakhir bulan mey ataupun di awal bulan juni sudah selesai semua dalam target, tinggal menunggu tahap dua.

“Harapanya di tahun 2018 mendatang pencairan dana (DD) lebih awal lagi supaya dalam melaksanakan pembangunan dalam bentuk fisiknya atau non fisik akan lebih tertata dengan rapi dan hasilnya maksimal tidak mengecewakan masyarakat atau pemerintah dan hasil kerjanya sangat berkwalitas,” paparnya. (rino/ys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *