134 views

LAPEN Salah Satu Prioritas Pembangunan Kampung Sritejokencono .

Lampung-Tengah (Media-Abpedsi)_Kampung Sritejokencono Kecamatan Kotagajah Lampung Tengah (lamteng) merupakan salah satu kampung pembatas Kabupaten Lampung Tengah dengan Kabupaten Lampung Timur, dilihat dari giografisnya Kampung Sritejokencono berbatasan sebelah utara berbatasan dengan desa Tulung Balak, sebelah selatan dengan desa Wonosari, sebelah Timur perbatasan dengan desa Ledaton, ketiga desa pembatas semua wilayah Kabupaten Lampung Timur dan sebelah Barat Kampung Saptomulyo Kecamatan Kotagajah. Kabupaten Lampung Tengah, dengan luas Kampung sritejokencono 1.035 Ha dengan dihuni 4.188 jiwa terinci di 1.268 kk tersebar di 6 dusun dan terdaftar di 24 RT/12RW.
Pada saat media-abpedsi.com menyambangi Budi irwandoyo sebagai Kepala Kampung Sritejokencono dan di dampingi Kolop Haryanto sebagai Kaur Pembangunan mengatakan Kampung Sritejokencono di tahun 2017 mendapatkan bantuan DD dari Pemerintah pusat yang dikucurkan lewat Pemerintah daerah Kabupaten Lampung Tengah dan bantuan itu lazim di sebut ADD (alokasi dana desa) yang pelaksanaanya dengan cara Swakelola sebagai penanggung jawab adalah langsung Kepala Kampung.
Untuk tahun 2017 kampung Sritejokencono memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dalam bentuk Lapen pengaspalan jalan yang sebelumnya sudah di renangkan oleh Bupati Lamteng wajib membuat Lapen (pengaspalan jalan) minimal 1,5 Km atau 1.500 m untuk setiap kampungnya, untuk Sritejokencono membuat infrastruktur pembuatan Lapen (pengaspalan) jalan panjang 3 x 1.250 m atau 1, 25 km terletak di dusun lima, dan juga di dusun empat sepanjang 500m atau 0,5 Km, total volume Lapen panjang 1.750 m atau 1,75 Km.
Budi juga menjelaskan Kampung Sritejokencono tak luput juga membangun tellpot (onderlagh) di dusun satu sepanjang 3 x 400 m dan juga di dusun tiga panjang 3 x 1.200 m dengan volume jumlah total 2.600 m atau 1,6 K. dan tak ketinggalan kampung Sritejokencono membangun jembatan plat cor beton dengan ukuran 8 x 1,50 m di alokasikan di dusun satu kegunaanya untuk mempermudah mengakses percepatan transportasi darat bagi masyarakat kampung.
Harapan Kepala Kampung di tahun depan DD(dana desa) agar ditambah nilai nominalnya agar dapat mempercepat perkembangan pembangunan Kampung, dan juga memohon kepada Bupati untuk pencairan dana lebih awal dari pada tahun ini agar nantinya dalam melaksanakan program pembangunan akan leluasa waktu prlaksanaanya tidak terkesan tergesa-gesa terburu waktu dan juga dalam melaksanakannya sangat berhati-hati dan tertata dengan rapi akhirnya kwalitas pembangunan kampung pasti terjamin pungkasnya. (rino).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *