133 views

Pairin Minta Maaf

METRO – Setelah di para mahasiswa yang ada di Kota Metro, menyuarakan tuntutanya kepada Pemkab Metro, khususnya Walikota Metro Achmad Pairin beberapa waktu lalu, akhirnya menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat terkait rencana pengosongan Institut Agama Islam (IAI) Agus Salim dan SMP YPI. Ia juga memastikan bahwa proses pendidikan mahasiswa IAI Agus Salim tetap akan berlanjut.

“Apa yang saya sampaikan di depan saudara saya media, itu apa adanya. Saya minta kalau apa yang saya sampai itu kurang berkenan, saya minta maaf,” ujar Walikota di depan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa IAI Agus Salim yang menggelar aksi unjuk rasa (unras) di halaman Pemkot Metro, Jumat (26/5).

Menurutnya, semua aset pemerintah memiliki aturan dan mekanismesnya. Terlebih Pemkot juga mempunyai jenjang yang lebih tinggi yakni provinsi dan BPK. “Semua yang namanya barang pemerintah itu ada aturannya, kami tidak mau tidak sesuai dengan aturan yang ada. Karena itu tanah pemerintah, ya nanti itu kita bicarakan bersama-sama,” ujarnya.

Selanjutnya, mengenai tuntutan mahasiswa untuk kepastian hukum secara legalitas untuk penandatangan MoU harus dilakukan sesuai dengan aturan. Pairin juga mengaku telah membicarakannya dengan pihak yayasan. “Untuk perjanjian hitam di atas putih kita tidak mau nyebrang daripada aturan, dan kami sudah bicarakan dengan yayasan. Jadi kalau masalah yang lain-lain, silahkan tanya pihak yayasan,” pintanya.

Wakil Walikota Metro Djohan menambahkan, dalam aksi sebelumnya pihaknya sudah membahas permasalahan tersebut dengan pihak yayasan. Djohan memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar mahasiswa akan tetap berjalan. “Kita sudah rapat dengan yayasan, bahwa kegiatan belajar mengajar jalan terus,” tambahnya. (Ys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *