122 views

Kampung Pujokerto Terapkan Transparansi Pembangunan

Lampung Tengah-Media-Abpedsi-Dana Kampung ( DD ) Kampung Pujokerto Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah (Lamteng ) tahun anggaran 2017 difokuskan untuk infrastruktur pembangunan jalan serta gedung Paud PKK Mutiara Bunda. Lapen atau pengaspalan jalan dengan volume panjang 3.180 m dan lebar 3 m di alokasikan di dusun satu, dua dan tiga, namun lapen pengaspalan jalan di tahap pertama direalisasikan 60 persen dari 3.180 m atau 3,18 Km yaitu 2.036 m terletak di dusun satu dan dua.

Termin dua atau tahap dua akan di realisasikan lapen pengaspalan jalan 40 persen dari perencanaan awal dengan total sisa 1.144 m di alokasikan di dusun tiga, dan membangun gedung Paud satu unit dengan ukuran 13 x 5 m terletak di dusun satu,pembangunan gedung Paud di tahap dua di namakan Paud PKK Mutiara Bunda.

Menurut Sudarso S. Ip Kepala Kampung yang di dampingi Purwanto sekretaris Kampung menjelaskan Pembangunan yang didanai dari pemerintah pusat direalisasikan 100 persen untuk infrastruktur pembangunan jalan dan gedung Paud, untuk penggunaan dana dari belanja kampung seperti : pembinaan aparatur,pelatihan dan biaya belanja kampung lainya disikapi dari dana talangan bantuan dari pemerintah daerah Lampung Tengah.

“Dalam penggunaan dana, kita harus transparan terhadap siapa saja, baik dari Pemerintah pusat maupun daerah pihak media, LSM atau masyarakat khayalak, kita agar tidak terkesan diumpet-umpetin terhadap siapa saja, siapa saja bisa ngoreksi dan mengawasi, pengawasan tidak hanya dari pemerintah, LSM, maupun dari media, semua pihak bisa melakukan pengawasan tentang pembangunan yang di danai dari pemerintah pusat untuk kemajuan kampung dan peningkatan perekonomian rakyat.” Ujar Purwanto selaku sekertaris kampung.

Purwanto sekretaris kampung mengatakan, transparansi data adalah motto pamong kampung Pujokerto, siapa saja masarakat boleh mengawasi jalanya pelaksanaan Pembangunan kampung tapi tidak mencari-cari kesalahan yang belum tentu salah ,akhirnya menjadi salah tapsir, pamong sudah bekerja semaksimal .mungkin masih di salahkan sedangkan pekerjaan pamong dalam membangun terjamin kwalitasnya.

“Harapan pamong dan masyarakat bisa bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan kampung agar lebih maju dengan pesat agar supaya tidak ketinggalan dari kampung lainya.” pungkasnya. (rino/dys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *