127 views

Istri Jenderal Polisi Ini Dicecar 18 Pertanyaan oleh Polisi

JAKARTA (Media-Abpedsi) – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan Joice Onsay Maraouw yang menampar petugas aviation security (avsec) Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, dicecar 18 pertanyaan seputar kronologis kejadian.
Rikwanto menjelaskan, Joice saat itu terburu-buru menuju Manado karena hendak menjenguk orangtuanya yang tengah sakit keras. Karena terjadi salah paham maka terjadilah penamparan tersebut.
“Tadi ada 18 pertanyaan diantaranya latar belakang. Dapat informasi yang bersangkutan ini memang ke Manado berkaitan berkunjung ke orangtuanya lagi sakit. Setelah beberapa waktu akan kembali kebetulan jamnya mepet segera naik pesawat. Sehingga waktu akan memeriksa tasnya lewat scurity di situ jamnya terlupa untuk dilepas. Dan disitulah terjadi miss sehinga terjadi pemukulan,” beber Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (7/7/2017).
Masih dijelaskan Rikwanto, jika korban sekaligus pelapor sudah diperiksa di Polda Sulawesi Utara. Sedangkan, untuk Joice diperiksa di Polda Metro Jaya karena ia tinggal di Jakarta meskipun begitu penyidik yang memeriksa tetap dari Polda Sulwesi Utara.
Selama pemeriksaan pelaku yang juga Istri jenderal polisi bintang satu ini mengaku menyesal telah melakukan penamparan. Dikatakan, semuanya terjadi secara spontan. “Tadi kita sempat berbincang-bincang di dalam dan ibu ini merasa menyesal kemudian kejadian begitu saja, dan sempat bilang kepada kami dengan penyidik juga dan mohon maaf, mudah-mudahan dimaafkan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita paruh baya menampar petugas aviation security (avsec) Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara Rabu, 5 Juli 2017, sekira pukul 07.20 WITA. Kasus tersebut sempat viral di media sosial.
Periatiwa bermula saat wanita istri jenderal polisi masuk bandara melalui pintu X-Ray SCP 2. Tiba-tiba pintu metal detector berbunyi lantaran ia masih mengenakan jam tangan yang mengandung logam. Petugas Avsec kemudian meminta agar jam tersebut dilepas untuk dimasukkan ke dalam X-ray. Namun rupanya wanita tersebut tidak terima dan langsung menampar petugas Avsec tersebut.(darsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *