104 views

Polsek Labuhan Ratu Tangkap Pelaku Pencabulan

Media-Abpedsi
Lampung timur-Tim tekab 308 Polsek Labuhan Ratu polres lampung timur, berhasil bekuk pelaku pencabulan anak di bawah umur, Senin (4/9) pukul 12.00 WIB.
Dalam melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 dan 82 UU no 35 Tahun 2014, perubahan atas Undang undang No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan inisial pelaku MD (19 ), warga Desa Labuhan Ratu IV, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur.
Penangkapan Berdasarkan laporan polisi Tanggal 27 Agustus 2017, dengan korban berinisial PR (17), warga Desa Labuhan Ratu I, Kecamatan Way Jepara Lampung Timur.
Pada Sabtu Tanggl 01 Juli 2017 sekira 12.30 WIB, di dusun Silir Sari Desa Labuhan Ratu IV Kec Labuhan Ratu, korban PR dihubungi oleh pelaku via telephone. Lalu setelah bertemu korban diajak ke rumah saudara pelaku, dan di rumah tersebut korban diajak mengobrol. Tidak lama kemudian pelaku menarik paksa tangan korban menuju ke kamar, namun korban melakukan perlawananan dengan cara melepas pegangan pelaku dan berlari. Akan tetapi pelaku tetap memaksa korban sampai masuk dalam kamar hingga korban terjatuh. Setelah itu pelaku mengunci pintu kamar dan melakukan persetubuhan terhadap korban.
Kemudian Tim Tekab 308 Polsek Labuhan Ratu mendapat informasi dari warga bahwa pelaku berada di rumahnya, kemudian Tim Tekab 308 Polsek Labuhan Ratu begerak menuju rumah pelaku dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan.
Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu, satu helai baju warna abu-abu, satu helai celana jeans, satu helai bra warna merah muda, dan bukti visum et repertum.
Menurut WAKA Polres Lampung Timur Rahmadi Asbi., S.E di dampingi Kapolsek Labuhan Ratu AKP Kiswanto ., membenarkan bahwa Tim tekab 308 Polsek Labuhan Ratu telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Labuhan Ratu guna penyelidikan lebih lanjut.(heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *