107 views

Warga Talangsari Mengadakan Audensi Bersama Dinas Pendidikan

Media-Abpedsi
Lampung Timur – rangka melestarikan kesenian dan budaya tradisional komunitas Warga Talangsari mengadakan audensi bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan Lampung Timur di Aula gedung Dinas Pendidikan dan kebudayaan Lamtim, Sukadana Kamis 07/09

Dalam kesempatan tersebut Dinas Pendidikan dan kebudayaan diwakili oleh Sudharsono Sekertaris, Meida Ulfa Kabid Kebudayaan, dan tiga Kasi di Dinas Pendidikan dan kebudayaan menerima 5 orang warga perwakilan dari komunitas Talangsari yang didampingi oleh 2 orang CO Program peduli.

Diskusi diawali dengan penjelasan dari pendamping komunitas Talangsari Kabul Hendrawan tentang maksud dan tujuan audensi. Komunitas Talangsari memiliki kelompok seni tari kuda lumping yang telah 10 tahun berdiri namun sampai saat ini belum tercatat atau belum melakukan registrasi di Dinas terkait, Untuk itu dalam audensi itu kabul berharap ada penjelasan serta bimbingan bagi kelompok seni tradisional Talangsari.

Menanggapi penjelasan dari Pendamping komunitas, Sudharsono sangat mengapresiasi keinginan kelompok seni budaya tradisional dari Talangsari yang ingin melestarikan budaya tradisional. Selanjutnya Dinas Pendidikan dan kebudayaan melalui Kabid kebudayaan siap membantu registrasi kelompok seni dari Talangsari agar terdaftar di Dinas, dan akan melakukan bimbingan terkait akses yang dibutuhkan. ” Setelah audensi ini silahkan langsung berhubungan dengan Kasi Kebudayaan, silahkan melakukan registrasi jangan ditunda tunda, lebih cepat lebih baik” ujar Sudharsono.

Lalu ditambahkan oleh Meidia Ulfah Kabid kebudayaan bahwasanya Kabupaten Lampung Timur melalui Bupati Chusnunia Chalim sedang gencar mempromosikan kepariwisataan, sehingga keinginan komunitas Talangsari untuk melestarikan budaya tradisional sangat baik dan pada waktu yang tepat. ” Lampung Timur mempunyai Kalender festival wisata sebanyak 22 paket dan tahun depan akan ada lagi 60 an paket, nah ini waktu yang tepat bagi komunitas Talangsari memperkenalkan kelompok seni budaya tradisional tersebut agar di kenal masyarakat lebih luas” kata Meidia.

Lanjut Meidia “arahan dan bimbingan akan selalu diberikan kepada Kelompok kelompok seni dan budaya, terutama bagi mereka yang sudah teregistrasi di Dinas terkait” pungkasnya.

Di akhir sesi CO Program peduli Edi Arsadad sekaligus pendamping komunitas Talangsari memberikan apresiasi atas digelar audensi, Edi berharap bimbingan dan arahan dari dinas terkait dapat terus berkesinambungan, agar kelompok seni dan budaya tradisional di Talangsari terus hidup dan aktif(heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *