117 views

Pengunjung Keluhkan Sarana Dan Prasarana TNWK

LAMPUNG TIMUR (Media-Abpedsi): Pengunjung Festival Taman Nasional Way Kambas (TNWK) membludak, Minggu (12/11/2017). Namun, tidak sedikit pengunjung yang mengeluhkan kondisi toilet dan debu menuju Pusat Konservasi Gajah (PKG), terutama bagi pengendara sepeda motor.

Sejumlah pengunjung tampak mengantri di sebuah toilet. Ironisnya air yang disediakan untuk keperluan buang air besar dan kecil tak mencukupi. “Waduh, terus mau pakai toilet mana ini. Semuanya nggak ada air,” kata seorang pengunjung.

Bukan hanya itu, debu di jalan sepanjang 10 kilometer menuju PKG menjadi keluhan pengunjung. Sebab, debu menyebabkan polusi bersumber dari jalan yang belum terselesaikan 100 persen. Tak sedikit pengendara sepeda motor harus menggunakan masker untuk memghindari debu sepanjang 10 kilometer itu. “Seharusnya, disiram biar tidak banyak debu,” kata rombongan pengunjung TNWK.

Pantauan Media-Abpedsi.com dari Plangijo hingga PKG yang jaraknya 10 kilometer itu, kondisi jalan penuh dengan debu, sehingga sangat membuat tidak nyaman pengendara sepeda motor. Wakil Ketua DPRD Lampung Timur Hendri mengatakan, Festival TNWK merupakan kegiatan rutin tahunan. Seharusnya panitia penyelenggara juga memahami hal-hal yang menjadi kendala atau keluhan pengunjung.

Seperti persoalan toilet dan debu, dua hal itu seharusnya bisa diantisipasi oleh panitia. Terlebih, persoalan debu, kata Politisi PKS, itu pemkab memiliki mobil pemadam kebakaran. Sehingga, bisa dimanfaatkan untuk menyiram sementara jalan menuju PKG agar mengurangi polusi debu.

“Dan soal toilet, seharus panitia menyediakan toilet berupa mobil khusus yang dimiliki provinsi. Dua hal itu permasalahan yang seharusnya bisa diantisipasi, tapi kalau melihat keluhan dari pengunjung itu terkesan diabaikan oleh panitia,” kata Hendri.
(REDAKSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *