132 views

Ojek Pangkalan Tolak Ojek Online di Metro

Media-Abpedsi.com
Metro-Sejauh ini ojek online sudah beroperasi di Kota Metro. Namun gelombang penolakan lagi-lagi datang dari para ojek pangkalan. Seperti halnya daerah lain, mereka mengecam keberadaan ojek online di Kota Metro.

Dalam aturan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Aturan mengenai jasa angkutan online ini sangat ketat. Salah satunya harus mematuhi tarif batas atas dan tarif batas bawah.

“Tidak bisa jika lebih rendah dari tarif batas yang ditentukan. Kalau mereka ojek online atau roda empat melapor, harus disesuaikan dengan ojek dan angkutan konvensional, agar tidak terlalu jomplang” kata Candra Laksana, selaku Kabid Angkutan Dishub Kota Metro, Selasa (12/12/2017).

Sedangkan. Menurut dia, di daerah Bandar Lampung untuk penyedia jasa online mobil sudah melapor. “Ke depan kita perjelas lagi. Wewenangnya bagaimana, kedepan. Kalau roda empat kita sudah jelas, kota keluarkan rekomendasi,” kata dia.

Basri ketua paguyuban ojek pangkalan terminal Mulyojati 16C mengatakan menolak adanya ojek online di Kota Metro. Menurut dia ojek online belum jelas izinya.

“Itu kan belum jelas yang ojek online itu. Makanya kami menolak, kalau jelas izinya terus aturanya bagaimana silahkan saja, ya jelas banyak yang menolak lah,” tandasnya.

Dikhawatirkan terjadi bersitegang antara pelaku ojek pangkalan dan ojek online. Jika ojek online memang belum mengurusi perizinan ke dinas terkait. (rsu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *