118 views

38 Siswa-Siswi Di Daulat Menjadi Hafidz Dan Hafidzah Alquran

LAMPUNG TIMUR – SMA N I Way Jepara Lampung Timur gelar tabliq akbar dan wisuda tahfidz al quran tahun 1439 H dengan tema “Menjadi remaja yang dicintai Allah” bertempat di lapangan sekolah setempat, Minggu 21 April 2018.

Pada kesempatan itu sebanyak 38 siswa dan siswi di daulat menjadi hafidz dan hafidzah alquran periode 1439 H, wisuda sekaligus pemberian penghargaan ke pada 38 hafidz dan hafidzoh dilaksanakan oleh ketua Rois dan tanfidz Albayan, Sukarman.

Dalam sambutannya Sukarman mengucap puji syukur alhamdulillah atas keberhasilan anak anak yang dididik di tahfidz telah lulus dan di laksanakan wisuda,

“wisuda Tanfidz tahun ini adalah untuk yang kedua kalinya, kami Rois dan tanfizd albayan adalah organisasi yg ada di lingkungan sekolah ini, tujuan diadakannya acara ini adalah meninggkatkan pengetahuan dan daya juang siswa siswi dalam pembinaan keislaman” ujar Sukarman.

Masih kata Sukarman saat ini telah banyak perguruan tinggi yang memberi prioritas kepada siswa dan siswi penghafal alquran untuk masuk di Lembaga pendidikannya dan memberikan bea siswa dengan syarat tahfidz Quran.

” SMAN I Way Jepara masuk dalam 33 sekolah terbaik se indonesia, sudah banyak alumni sekolah ini yang di terima pada perguruan tinggi di seluruh indonesia bahkan tanpa test” ungkapnya.

Sementara itu Sudarto selaku wakil kepala sekolah SMAN I way jepara menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya wisuda tanfidz quran untuk yang kedua kalinya ini. Sekolah sangat mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pembentukan karakter siswa,

” saya berharap sekolah ini dapat menjadi panutan sekolah lainnya. Wisuda tahfidz ke dua ini merupakan prestasi dan kebanggaan tersendiri bagi SMA N I way jepara, kedepannya sekolah telah mengagendakan program Khusus berupa kajian alquran sebagai program pendidikan untuk membentuk karakter siswa yang islami” Timpalnya.

Pada kesempatan itu hadir pula Ustad Burhan Sodiq yang berasal dari Solo jawa tengah, Ustad muda yang kondang dengan tulisan lewat buku berjudul “Nggak Harus Pacaran” memberikan tausiyahnya kepada ratusan siswa, siswi serta masyarakat yang hadir di kesempatan itu.(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *