120 views

Ternyata Ini Alasan Warga Turungan Baji Menolak Pengalihan Jalan Poros

SINJAI, Beberapa hari terakhir ini, hujan deras mengguyur kabupaten Sinjai, banjir dan tanah longsor terjadi di beberapa kecamatan, Senin, (14/5/18).

Salah satunya di kecamatan Sinjai Barat, tepatnya di desa Turungan Baji. Longsor terjadi di jalan Balabbara yang juga selama ini masih menjadi polemik.

Menurut warga, selama ini mereka tidak serta-merta menolak pengalihan jalan tanpa didasari dengan kajian ilmiah serta pandangan obyektif.

“Terkait jalan longsor yang ada di Balabbara. Apa yang selama ini kami katakan bahwa jalan tersebut tidak layak dijadikan jalan poros karena rawan longsor, kini telah terbukti. Dan apakah pemerintah daerah akan tutup mata soal itu?” tegas Imran seraya bertanya.

Ia melanjutkan, longsor di Balabbara bukan cuma merugikan masyarakat yang punya kebun, tapi juga meresahkan masyarakat dusun Soppeng dan Bilulu, karena mata air minum kini tercemari air limbah dari jalan Balabbara sehingga sudah tak layak konsumsi” tambahnya.

Imran mengaku bahwa bagaimanapun, warga tidak akan membiarkan jalan itu dikerja. Apalagi sudah ada jalan poros semula di Sappiareng.

“Karena itu kami menolak jalan Balabbara dilanjutkan, karena selama ini sudah banyak meresahkan masyarakat khususnya yang ada di bawah” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *