137 views

Ribuan Petani Lamteng Datangi Nuwo Balak

Lampung Tengah (MA) -Pemkab Lampung Tengah telah menunjuk Asisten I untuk menggantikan Bupati Loekman Djoyosoemarto pada acara Rembug Madya Perhiptani yang sempat dihadiri seribuan petani di Nuwo Balak, Kamis (28/9/2018). Sebab Bupati Loekman harus mengesahkan APBD Perubahan 2018 bersama DPRD Lamteng.

 

Namun pihak panitia menginginkan Bupati Loekman sendiri yang hadir dan menerima dukungan para petani. pada Rembug Madya tersebut seribuan petani akan mendeklarasikan dukungan dalam menggelorakan semangat gotong-royong dan menjadikan Lamteng sebagai lumbung pangan.

 

Kepala Dinas Kominfo Lamteng Sarjito, Jumat (28/9) mengatakan rapat pengesahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 mendesak untuk segera dilakukan. Sebab sesuai ketentuan UU, jika tak segera disahkan pada September 2018, atau tiga bulan sebelum akhir tahun anggaran, maka tidak bisa dilakukan perubahan.

 

Sarjito menyatakan bahwa Asisten I telah hadir di lokasi rembug madya Perhiptani untuk menggantikan bupati. Akan Tetapi pihak panitia tetap menginginkan Bupati Loekman secara langsung menerima pernyataan dukungan para petani. Hal ini membuat acara tak kunjung dimulai dan para petani membubarkan diri.

 

“Jadi, sudah ditunjuk pengganti karena APBD Perubahan sangat mendesak. Kalau kemarin tidak disahkan, sudah tidak ada waktu lagi. Itu ketentuan UU,” kata Sarjito.

 

Klarifikasi ini disampaikan Dinas Kominfo Lamteng menyusul pemberitaan terkait bubarnya seribuan peserta Rembug Madya Perhiptani Lamteng.

 

Sebelumnya seribuan petani yang telah berkumpul di Nuwo Balak, Gunungsugih, Lamteng, membubarkan diri karena acara tak kunjung dimulai.

 

Adapun insiden tersebut berawal saat para petani yang sudah selesai ishoma pada pukul 13.00 WIB mulai kembali duduk di kursi yang tersedia. Setelah duduk rapi hampir satu setengah jam, salah satu petugas/panitia mulai memimpin lagu selamat datang dan menyampaikan dalam 10 menit Bupati akan sampai di lokasi. Namun yang ditunggu tak kunjung datang. Hingga pada pukul 15.00 WIB para petani yang hadir mulai berguyur, sedikit demi sedikit meninggalkan kursinya, sampai lokasi acara sepi.

 

Rencananya, pada acara rembug madya perhiptani Lamteng itu para petani akan menyampaikan dukungan pada program gotong-royong dan menyatukan langkah mewujudkan Lamteng sebagai lumbung pangan. Tetapi, informasi yang beredar, bupati berhalangan hadir karena menyelesaikan urusan APBD Perubahan. Dan patut disayangkan, sampai petani membubarkan diri tak ada satu pun pejabat yang mewakili.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *