106 views

KABAR PROBOLINGGO: Pemkab Probolinggo Siapkan Langkah – Langkah Pemulihan Desa Andungbiru

 

Probolinggo, MA – Setelah memastikan tercukupinya kebutuhan logistik dan pakaian sehari-hari bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor desa Andungbiru, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE menginstruksikan jajaran pejabat OPD untuk segera menyusun langkah – langkah penanganan selanjutnya.

Sesuai data hasil analisis lapangan yang telah dihimpun sebelumnya melalui Pos Komando Teknis (Poskotis) Penanggulangan Bencana Alam di Tiris, masing-masing OPD dan Satker terkait agar diharapkan all out dalam mengupayakan terobosan dan peluang yang bisa diambil.

Tidak hanya menyasar APBD Kabupaten Probolinggo tetapi juga mencari peluang – peluang program pemerintah pusat
untuk kemudian diarahkan kepada warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor Tiris.

Menurut Bupati Tantri, beberapa bidang yang harus segera mendapatkan perhatian dan tindakan pemulihan yakni bidang pendidikan, Kesehatan, sarana Prasarana, serta bidang sosial masyarakat dan bidang pemerintahan. Diharapkan paling lambat, Senin (17/12/2018) harus sudah ada yang tersalurkan.

“Para pejabat perangkat daerah agar segera mengkaji bersama langkah taktis apa saja yang diperlukan sesuai dengan fungsi dan klasifikasi bidangnya masing-masing, untuk kemudian segera menentukan tindakan selanjutnya secara amanah dan profesional,” tegasnya.

Dalam arahan singkatnya itu Bupati Tantri memerintahkan Sekda Probolinggo Soeparwiyono agar segera menindaklanjuti dengan melaksanakan rakor khusus bersama jajaran pejabat OPD hari itu juga di rumah dinas camat Tiris, Jum’at (14/12/2018) siang.

Perhatian pertama dan harus segera di fasilitasi adalah untuk perlengkapan sekolah siswa – siswi SD dan SMP yang rumahnya terdampak banjir, sehingga saat ini mereka di pastikan tidak memiliki seragam, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya.

Dinas Kependukan dan Capil juga agar segera menginventarisir bersama camat dan kepala desa khususnya beberapa rumah yang hanyut dan rusak parah. Karena di tengarai semua dokumen Kependukan (kartu KK dan e-KTP) warga tersebut juga hilang, untuk kemudian di fasilitasi pengadaan dokumen baru.

Begitu juga dengan Dinas PMD bersama kepala desa untuk menginventarisir dokumen – dokumen penting terkait pengelolaan ADD dan DD yang juga hanyut terbawa banjir. Sekaligus untuk memeriksa adanya laporan program kegiatan fisik alokasi DD TA 2018 yang masih proses pengerjaan yang juga musnah tersapu banjir.

Sementara untuk Dinas PUPR dan DPKPP bersama camat dan kepala desa segera mendata rumah – rumah yang beresiko tinggi, lenyap dan rusak parah, untuk segera dikaji kemungkinan relokasi maupun rehabilitasi.

“Alhamdulillah hari ini satu lagi ekscavator naik ke desa Andungbiru untuk backup pembersihan material Lumpur dan tanah longsor. Dapur umum akan terus beroperasi sampai waktu kegawat daruratan berakhir, dan melalui BPBD Provinsi kami juga sudah mengusulkan untuk bantuan santunan korban neninggal dunia,” pungkasnya.(Pu2t/Rohim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *