115 views

KABAR PROBOLINGGO : Pemkab Probolinggo Siapkan Seragam Dan Peralatan Sekolah Siswa Terdampak Bencana

 

Probolinggo, MA – Tiga puluh lima siswa – siswi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor desa Andungbiru, kecamtan Tiris di pastikan akan segera mendapatkan bantuan sarana prasarana sekolah dari Pemerintah kabupaten Probolinggo.

Hal ini disampaikan oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Dewi Korina saat Rakor khusus bersama Sekda Probolinggo Soeparwiyono di rumah dinas camat Tiris Jum’at (14/12/2018) siang.

Data yang sebelumnya sudah di verifikasi oleh jajarannya itu terdiri dari 20 siswa – siswi SMPN 3 Tiris Satu Atap dan 15 siswa – siswi SDN 2 Andungbiru. Selain rumahnya hanyut tersapu banjir, mayoritas dari mereka ini barang – barang peralatan sekolahnya rusak karena terendam air lumpur.

“Untuk paket bantuan siswa SD segera disiapkan oleh Dinas sosial berupa baju seragam merah putih, sepatu, tas dan alat tulis. Alhamdulillah untuk siswa SMP mendapat sumbangan kepedulian dari pak Sekda sebesar empat juta rupiah dan akan kami wujudkan seperti bantuan siswa SD,” jelas Dewi Korina.

Lebih lanjut Dewi Korina mengutarakan, sejatinya bantuan ini sudah siap di salurkan namun karena mulai besok, hari Sabtu (15/12) siswa – siswi sedang libur maka bantuan ini masih memungkinkan untuk di sempurnakan lagi sebelum diserahkan.

“Intinya untuk bantuan jangka pendek bagi siswa siswi terdampak sudah teratasi, tinggal mengkaji upaya dan langkah lainnya yang bersifat jangka panjang untuk pemulihan Prasarana dan infrastruktur pendidikan seperti kemungkinan relokasi dan renovasi,” ungkapnya.

Untuk solusi yang bersifat jangka panjang, Dewi Korina mengutarakan beberapa kemungkinan yang rencananya akan di pertimbangkan bersama. Salah satunya adalah SMPN 3 Tiris Satu Atap yang akan di relokasi di desa Segaran.

“Jika diijinkan hal ini akan menjadi solusi terbaik, selain Jumlah jumlah siswa SD jauh lebih banyak, Segaran relatif lebih aman untuk kemungkinan bencana serupa. Untuk SD Andungbiru akan kami pasang bronjong lagi untuk tangkis banjir karena bronjong yang dipasang sebelumnya hanyut,” pungkasnya. (Pu2t/Rohim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *