121 views

KABAR PROBOLINGGO : PGRI Kabupaten Probolinggo Peduli Korban Banjir Bandang Adung Biru Tiris

 

Probolinggo, MA – Sebagai bentuk rasa peduli terhadap korban bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang berada di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo turut serta menyerahkan bantuan logistik demi membantu meringankan beban penderitaan para korban.

Bantuan logistik ini diserahkan secara langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo bersama sejumlah pengurus di lokasi bencana di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Kamis (20/12/2018).

Untuk menuju ke lokasi Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, para pengurus PGRI Kabupaten Probolinggo ini bersepeda bersama-sama sekaligus touring. Diikuti 1 (satu) unit mobil yang membawa bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan tanah longsor.

Bantuan logistik yang diserahkan terdiri dari 8 karton baju layak pakai, 5 karton mie instan serta terpal. Selain berupa barang tersebut, juga diserahkan santunan uang tunai kepada GTT (Guru Tidak Tetap), PTT (Pegawai Tidak Tetap) dan siswa terdampak termasuk yang meninggal dunia dengan total santunan sebesar Rp 15 juta.

“Kami juga melaporkan ke Posko Penanggulangan Bencana Alam Kecamatan Tiris perihal penyerahan bantuan dari PGRI kepada para korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris,” kata Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo.

Untuk bantuan ke siswa diterima oleh Kepala SDN Andungbiru 1 dan 2 serta SMP Satu Atap Tiris. Sementara untuk guru terdampak diterima secara pribadi. Sedangkan santunan bagi yang meninggal dunia diserahkan kepada Ketua PC PGRI Kecamatan Tiris untuk disampaikan kepada pihak keluarga.

“Awal semester nanti akan kami tindaklanjuti lagi dengan melakukan penggalangan dana di lembaga sekolah, mengingat saat ini masih suasana liburan. Harapannya nanti PGRI bisa kembali membantu para korban bencana alam yang ada di Kecamatan Tiris,” jelas Purnomo.

Menurut Purnomo, penyerahan bantuan logistik kepada korban bencana alam ini merupakan salah satu program dari PGRI melalui Seksi Bidang Pengabdian Pada Masyarakat. Dimana tujuannya adalah untuk meringankan beban para korban dan trauma healing.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat secara langsung lokasi bencana sebagai bahan tindak lanjut program berikutnya. Sekaligus membantu Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui organisasi PGRI,” tegasnya.

Purnomo mengharapkan bantuan dari PGRI ini bisa digunakan sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup para korban bencana alam. “Kepada para korban bencana alam, kami menghimbau agar tetap berhati-hati dengan mengikuti petunjuk dari TAGANA, mengingat musim hujan masih panjang. Tetap bersabar dan bersama-sama berdoa agar tidak ada kejadian serupa,” pungkasnya. (Pu2t/Rohim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *