124 views

Warga Kecewa Dengan Pelayanan Klinik Mardi Waluyo

 

Lampung Timur, MA – Pihak Klinik Rawat Inap Mardi Waluyo di Desa Gunungpasir Jaya Kecamatan Sekampungudik, Lampung Timur diduga tidak berikan pelayanan terbaik kepada seorang pasien yang hendak opname, sekira pukul 14.30 WIB Rabu (2/1/ 2019).

Hal tersebut mencuat saat Nurman Agung, pasien BPJS kelas III asal Desa Bauh Gunungsari Kecamatan Sekampungudik merasa dibohongi oleh para perawat.

Saat ditemui, (Nurman Agung,red),menceritakan bahwa saat menjalani perawatan sudah dua kali. Yang dimana sebelumnya seminggu yang lalu, Karena tidak ada perubahan dan obat habis, pasien ini kembali ke klinik tersebut.

“Saya datang jam 08.30 WIB, kemudian saya tinggal pulang karena dokternya ada di atas jam 10 dan hanya satu orang dokter,” kata dia.

Kemudian, setelah diambil sampel darah, kata Agung.pasien dibilang oleh salah satu perawat wanita Andres rawat inap.”Tapi kalau ruangan di deket gedung doa penuh. Kalau mau di UGD saja”.

Selanjutnya, pasien ini mencoba mengobservasi ke lokasi di maksud. Ternyata, dari enam ruangan ada satu ruangan yang kosong. Kemudian, Nurman Agung balik lagi ke ruang UGD komplain atas kejadian itu.

Setelah itu, Terjadilah cekcok mulut. Alasan perawat itu sengaja mau diisi pasien. Padahal pasien di ruang UDG sekitar 4 pensien, sedangkan dua bangsal kosong.

“Kenapa tidak dari tadi? Karena dia kan datangnya dari dua hari kemarin,” kata perawat laki-laki bertubuh tambun yang belum diketahui namanya.(ucap Agung menirukan perawat lekaki tersebut saat dijumpai Mediaabpedsi.com)

Saat ditemui terpisah, Matori, ayah dari pasien anak yang baru masuk ke ruangan mengaku sejak semalam masuk di sini. Anaknya sakit karena sakit panas.
“Baru semalam, bukan tiga hari ya di sini. Ya kami kecewa juga mas,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *