116 views

KABAR LUMAJANG : Tiem Hunter Polres Lumajang Bekuk Kawanan Pencurian Ayam Bernilai Ratusan Juta Rupiah.

Lumajang, MA – Setelah kemarin telah terjadi pencurian terhadap gudang milik Sumber Mas Lumajang di Dusun Krajan Desa Besuk Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Unit Crime Hunter Polres Lumajang berhasil melumpuhkan pelaku yang berjumlah dua orang tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.

 

Dua orang yang diamankan adalah Kusnadi alias Kus, Lumajang 08 Okt 1990, Islam, Ind/Jawa, Swasta, Alamat Dusun  Sumbersari Desa Jokarto Kecamatan Tempeh Lumajang, Zainul Arifin alias Zainul Bin Sukari, Lumajang 1983, Islam, Ind/Jawa, Tidak bekerja, Alamat Dusun  Sumbersari Rt 3 Rw 2 Ds. Jokarto Kecamatan Tempeh Lumajang. Dari gudang tersebut, para pelaku berhasil membawa 19 ekor ayam Bangkok import yang ditaksir total mencapai harga 200 juta Rupiah.

 

Atas pengembangan yang dihasilkan dari saksi yang mengetahui kejadian tersebut, mereka berdua berhasil ditangkap oleh satuan hunter polres lumajang.pada saat sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya Jokarto. Alhasil, merekapun langsung digelandang menuju ke Mapolres Lumajang untuk di introgasi lebih lanjut.

Dalam introgasi inilah diperoleh informasi bahwa keduanya telah berulang kali melancarkan aksi pencurian ayam Bangkok impor di wilayah hukum Polres Lumajang. Tersangka mengaku pernah mencuri ayam Bangkok impor di wilayah Desa Pulo, Kecamatan Tempeh milik seseorang yang bernama Nanang. Tak hanya sekali, pelaku mengaku pernah mencuri pada pemilik yang sama hingga dua kali, bedanya yang kedua yang dicuri adalah ayam jago biasa, bukan ayam jenis Bangkok impor.yang harganya jauh lebih murah.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM, dikonfirmasi melalui sambungan telfon menghimbau agar warga lebih waspada dalam menjaga barang berharganya, termasuk hewan peliharaan. “Setelah beberapa hari yang lalu terjadi pencurian hewan ternak Sapi di wilayah Kecamatan Pasirian, kemarin (19/10) kami mendapatkan informasi akan adanya hewan peliharaan ayam bangkok impor yang hilang.

Kalau orang awam memang mungkin melihatnya hanya ayam biasa, namun hewan yang dilaporkan hilang ini adalah ayam dengan harga yang cukup fantasti, yakni sekitar 23 juta Rupiah per ekor. Dan yang lebih mencengangkan lagi, yang dilaporkan hilang sebanyak 9 ekor, jadi taksiran kerugian mencapai 200 juta Rupiah.

Ini harus menjadi perhatian yang lebih bagi para pemilik hewan tersebut agar lebih bisa mengamankan hewan peliharaanya tersebut. Apalagi ternyata yang menjadi dalang hilangnya ayam tersebut adalah komplotan spesialis pencuri ayam berharga puluhan juta Rupiah,” ujar Arsal.

Perlu diketahui, kedua pelaku pencurian sendiri telah melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun kurungan. Namun tak menutup kemungkinan akan adanya tambahan pasal sehingga menambah masa kurungan penjara, mengingat proses penyidikan masih terus berlangsung sehingga dimungkinkan keduanya juga melanggar pasal yang lain.dan yang menjadi harapan ke depannya harus lebih waspada dengan maraknya pencurian hewan ternak termasuk ayam bangkok.ini pungkasnya arsal(Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *