129 views

KABAR PROBOLINGGO : Sinergitas Pemkab Dan Kejari Kabupaten Probolinggo

 

Probolinggo, MA – Puncak peringatan Hari Jadi Kota Kraksaan ke – 9 tahun 2019 ini rupanya membawa berkah tersendiri bagi keluarga besar kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo.

Dalam sebuah event sinergitas Kabupaten Probolinggo dalam tajuk acara “masak bareng chef Rudy Choirudin dalam rangka Hari Jadi Kota Kraksaan ke – 9 di GiC Kraksaan, Selasa 22/09/2018 pagi, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE berkesempatan menyerahkan sertifikat hibah tanah kepada Nadda Lubis, SH, MH. selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

Tanah itu diketahui sebelumnya memang telah dimanfaatkan pihak Kejari sebagai rumah dinas bagi jajaran Kepala Seksi dan Tata Usaha pada lingkungan kerja Kejari Kabupaten Probolinggo.

Tidak itu saja, Bupati Tantri mewakili Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga menyampaikan penghargaan atas peran Nadda Lubis sebagai pembina Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kabupaten Probolinggo khususnya selama dua tahun terakhir ini Kabupaten Probolinggo aman dan kondusif.

Diawal sambutannya, Nadda Lubis menyatakan bahwa semenjak bertugas di Kabupaten Probolinggo selama dua tahun ini, dirinya sudah menjadi bagian dari Kabupaten Probolinggo. Penghargaan serta penyerahan sertifikat hibah ini adalah sebagai dukungan terhadap kinerja Kejari kedepannya agak lebih baik, Profesional dan transparan.

“Alhamdulillah saat ini kami diberi apresiasi sekaligus amanah dan penghargaan oleh Pemkab Probolinggo berupa sertifikat hibah
yang mana tanah itu sudah kami guna kan begitu lama dan alhamdulillah kini sudah dikasih sertifikatnya untuk menjadi menjadi rumah dinas,” terangnya.

Nadda selaku pembina tim TP4D di daerah Probolinggo, mengharapkan kedepannya khususnya pada tahun anggaran baru ini untuk lebih maksimal memanfaatkan keberadaan tim ini dalam melakukan pendampingan dan pengawalan khususnya para OPD, SKPD yang selalu terkait dengan pemakaian anggaran negara.

“Adanya ketakutan beberapa pejabat negara sejak tahun 2015 dalam penyerapan anggaran, memotivasi kami selaku aparatur penegak hukum untuk ikut serta dalam pembangunan daerah melaui pengawalan, Pengamanan proses pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” jelas penghobi tarik suara ini.

Tidak lupa di tahun politik seperti saat ini, Nadda menegaskan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitasnya. Hal ini Agar tidak terjadi permasalahan – permasalahan yg tidak diinginkan. Seperti yg sudah pernah dialami pihak Kejari sendiri, bahwa untuk sebuah foto selfi saja kita sudah ditegor dan ada Sangksinya.(Pu2t)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *