106 views

KABAR PROBOLINGGO : Puluhan Pengurus Koperasi Ikuti Bimtek Peningkatan Kelembagaan Koperasi

 

Probolinggo, MA – Sedikitnya 30 orang pengurus koperasi di Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kelembagaan koperasi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo di Kampoeng Kita Hotel dan Waterpark Desa Condong Kecamatan Gading, Senin hingga Rabu (28-30/1/2019).

Dasar hukum kegiatan ini adalah Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Permenkop dan UKM) RI Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian, khususnya pasal 77 ayat 1 yang menyebutkan rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi didalam pengambilan keputusan di koperasi sebagai pelaksanaan prinsip demokrasi, transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi.

Narasumber dalam bimtek peningkatan kelembagaan koperasi ini berasal dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Dekopinda Kabupaten Probolinggo serta PKP-RI Probolinggo.

Kasi Organisasi dan Tata Laksana Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Mochamad Iqbal Mahardiyani mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan pembinaan organisasi dan tata laksana kelembagaan koperasi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop dan UKM) Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian.

“Selain itu, meningkatkan pengelolaan organisasi dan tata laksana kelembagaan koperasi, meningkatkan tata laksana pengelolaan dan penatausahaan keuangan koperasi serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penatausahaan keuangan koperasi,” ungkapnya.

Iqbal mengharapkan agar ke depan dengan kegiatan ini nantinya mampu meningkatkan tata laksana keuangan koperasi di Kabupaten Probolinggo sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Disamping itu terlaksananya organisasi dan tata laksana kelembagaan koperasi yang baik sebagaimana diamanatkan dalam Permenkop dan UKM RI Nomor 9 Tahun 2018 serta terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penatausahaan keuangan koperasi,” harapnya.

Sementara Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Setiadi Agus Prakoso mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2018. Karena dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan, untuk menciptakan tertib tata kelola keuangan memerlukan kegiatan yang berkelanjutan.

“Hal ini dikarenakan akuntansi keuangan tidak dapat dipahami dan diaplikasikan dalam waktu yang relatif sangat singkat,” katanya.

Melalui kegiatan yang berkelanjutan ini Agus berharap ke depan tata kelola keuangan dapat dipahami pengelola koperasi secara berkelanjutan. “Untuk mengamankan aset anggota dalam koperasi dibutuhkan tata kelola keuangan yang tertib sesuai dengan standart yang ada agar dapat diawasi oleh semua perangkat koperasi dan pihak yang berkepentingan dengan koperasi,” pungkasnya.(Pu2t)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *