108 views

KABAR LUMAJANG : TRAGEDI PACUAN KUDA Merenggut Nyawa Seorang Anak Kelas 1 SD

Lumajang, MA – Ketua Panitia Pacuan Kuda Didesa Wotgalih H.Siswanto mengadakan event Pacuan Kuda yang diselenggarakan tepat di Pantai Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Pacuan Kuda ini adalah acara tahunan yang di selenggarakan setiap tahun yang harus dilaksanakan karena dituntut Koni.Sabtu(9/2/2019) sekitàr pukul 13.20 Wib terjadi insiden yang merenggut korban jiwa seorang bocah Kelas I SD berinisial AG (7) tahun warga Wotgalih, Rt 02′ Rw, 08, yang mengakibatkan korban meninggal akibat ditabrak dan terinjak kuda yang sedang balapan larat menabrak pagar pembatas.

 

Pada Race kelima terjadi kuda balapan nama kuda Felix milik Dian Warga Sumber Kepuh Kabupaten Kediri llarat keluar lintasan mengarah ke tenda dan kuda berhenti di tiang tenda,dengan adanya kejadian tsb penonton yang ada di tenda panik dan lari kesana kemari berhamburan untuk menyelamatkan diri masing – masing apes AG yang menjadi korban tertabrak dan terinjak – injak kuda pacuan.

 

Kemudian Korban dilarikan kepuskesmas terdekat namun pihak puskesmas Yosowilangun tidak sanggup hingga korban dirujuk kerumah sakit Haryoto selanjutnya sekitar pukul 14.50 Wib Korban AG dinyatakan meninggal dunia di Rsu Dr.Haryoto Lumajang Selanjutnya Pukul 15.20 Wib korban di bawa ke rumah duka alamat Dusun.Krajan RT 08 RW 02 Desa Wotgalih Kec.Yosowilangun.

 

Kapolsek Yosowilangun Iptu Suhari saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa,“Karena kejadian ini baru saja terjadi maka kita tunggu perkembangannya, namun yang pasti pihak keluarga nampaknya akan melakukan tuntutan, visum luar sudah kami mintakan, ini kecelakaan masuk dalam kasus kelalaian seseorang yang mengakibatkan meninggalnya orang lain,tidak itu saja,Joki akan kami periksa untuk di mintai keterangannya. pasalnya 359 KUHP” yang akan diterapkan kepada Joki Kuda terang Kapolsek.

Lebih jauh, Ditanya terkait kelanjutan event pacuan kuda ini, mengingat besok adalah final, AKP Suhari menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Lumajang hal ini sesuai standar SOP atau tidak tapi yang pasti ijinnya sudah ada, jika berlanjut besok kita akan minta bantuan dari Polres Lumajang guna memberikan rasa aman dan berjalan sesuai dengan harapan para peserta.

Usman selaku ayah dari Korban tidak terima atas kejadian yang menimpa anaknya yang menjadi Korban menuntut secara hukum dengan harapan meminta ke fihak penegak Hukum.untuk memprosesnya secara prosedur hukum yang berlaku kepada Panitia Penyelenggara Pacuan Kuda karena di sebut lalai dalam stadar ke amananya(Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *