124 views

KABAR PROBOLINGGO : RTLH membuat semakin besar rasa Syukur kita sebagai Prajurit

Probolinggo, MA – Seiring dengan berlangsungnya renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), semakin banyak yang kita lihat kondisi masyarakat yang tidak berpunya. Beruntung bagi mereka yang hidup serba berkecukupan tidak kekurangan pangan, sandang dan papan. Dengan memperhatikan kondisi rumah saja sudah terlintas dalam benak bahwa jangankan memikirkan sandang dan papan, untuk pangan kebutuhan makan sehari ini saja mungkin merek sudah sulit. Jangankan berpikir empat sehat lima sempurna dalam kata indah mensosialisasikan pola makan sehat, untuk mencari sesuap nasi saja mereka harus bersusah payah dulu yang belum tentu orang lain membutuhkan hasil kerja mereka.

 

Tentunya mereka tidak memiliki pekerjaan yang menetap, bila ada kerja maka mereka bisa makan. Anggaplah seperti Bapak Abdullah yang telah renta dengan usia 80 tahun sebagai buruh tani yang tinggal di Dusun Karanganyar RT 001 RW 003 Desa Bucor Wetan Kec. Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Dengan rumah berdinding bambu rapuh. Berpikir untuk mengganti bagian rapuh saja sudah sulit. Belum lagi bila melihat isi rumahnya yang tanpa sekat dengan tata ruang “indah” apa adanya yang penting tergeletak bisa menyimpan barang miliknya.

Berkeliling lagi hanya untuk melihat karena sudah berada di wilayah Pakuniran dan bertemu kembali dengan rencana rumah sasaran Renovasi RTLH yang akan dikerjakan oleh Kodim 0820/Probolinggo dan dalam pelaksanaannya oleh para Babinsa dengan dibantu atas partisipasi masyarakat sekitar, yaitu Bapak Robi (43 tahun) dengan pekerjaan menyandang jabatan Buruh Tani di Dusun Kolpoh RT 014 RW 005 Desa Bucor Wetan Kec. Pakuniran. Tidak jauh berbeda, namun bangunan semuanya tertutup seng. Walau masih terbilang masih kuat tetap saja ketidak punyaan membatasi keluarganya untuk bisa setara dengan tetangga kiri kanannya.

Saat disinggungkan kepada Danramil 0720-17/Pakuniran Kapten Inf Asmawi maka dengan yakinnya “alasan itulah kita memilih dengan skala prioritas kita bantu dan pasti akan selesai tepat waktu sesuai target”. Di Kecamatan Pakuniran Renovasi RTLH Kodim 0820/Probolinggo berjumlah 30 unit dan sedang dikerjakan 3 rumah dengan kondisi saat ini sudah mencapai 30 %. Semua pekerjaan harus selesai diakhir bulan Maret 2019. Tentunya dari target yang sudah ditetapkan jumlah 750 unit bagi 750 keluarga pra sejahtera.

Beralih lokasi di menemui Ibu Milu sebagai janda usia 58 tahun yang kesehariannya sebagai buruh tani yang tinggal di Dusun Bendungan di RT 15 RW 03 Desa Mentor kecamatan Sumberasih. Lebih miris lagi. Ukuran rumah bisa dikatakan cukup besar dengan ada pekarangan disamping kirinya bertahan sekali waktu dengan yang hanya satu dua ekor dan dibelakang rumahnya ada pula halaman untuk menyimpan barang serta jemuran. Namun, dilihat dari jauh saja sudah bisa membuat menangis. Bagaimana tidak, rumah bambu dengan sebagian peneduh rumah banyak yang hilang. Apalagi saat ini memasuki musim hujan. Untuk mengatakan nyenyak saja dalam setiap tidurnya sudah tidak mungkin karena harus beradu tempat dengan jatuhnya air.

Adalah bagi kita semua termasuk tetangga kiri kanannya yang mengaku diri sebagai orang ketimuran dengan adat yang kuat atas kekeluargaan dan hidup bergotong royong. Bila itu benar diterapkan maka ada rasa kebersamaan dan welas asih untuk saling peduli diantara sesama bukan hanya atas dasar ikatan keluarga semata. Itulah yang menggerakan Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo, S.E., M.I.Pol ingin berkeliling dalam peresmian peletakan batu pertama, walau dihadiri sedikit orang namun bisa untuk saling dengar dan saling sambung dalam menggugah kebersamaan dan persaudaraan dalam hidup bergotong royong. Semoga jiwa, sifat dan rasa kekeluargaan dan gotong royong untuk selalu berempati diantara sesama dan diimplementasikan dalam perbuatan masih ada dalam diri kita khususnya warga Probolinggo sehingga benar adanya bila kita dikatakan sebagai masyarakat yang luhur budi pekerti karena adat istiadat yang berbudaya tinggi.(Pu2t)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *