116 views

KABAR JATENG : Kunjungi Sragen, Wakil Gubernur Jawa Tengah Bahas Penanggulangan Kemiskinan

Sragen, MA – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Membangun Sinergitas Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Sragen, yang bertempat di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (19/02/2019)

Rakor diikuti Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E, OPD Pemprov Jateng yang terkait, OPD Pemkab Sragen, Seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Sragen .

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur menyampaikan jika Kabupaten Sragen mengalami penurunan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah .

“Terkait penanggulangan kemiskinan Kabupaten Sragen sudah paling bagus. Artinya data disiapkan baik, metodenya juga sudah disiapkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, inflasi juga lebih baik,” jelas Wakil Gubernur.

Selain itu, Wakil Gubernur juga meminta masing-masing Kades memasang daftar keluarga miskin penerima bantuan masyarakat di Balai Desanya. Bahkan hingga ke tingkat RT agar masyarakat bisa ikut melakukan pengawasan, terbuka dan tidak ditutup tutupi guna meminimalisir penyelewengan.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menjelaskan target penurunan angka kemiskinan dalam RPJMD 0,6 % setiap tahunnya.

“Dalam 3 tahun terakhir, Penurunan Angka Kemiskinan di Kab. Sragen sebesar 1,74 %” jelas Wabup.

“Kami masih terus belajar untuk penanganan kemiskinan agar target pun semakin terpenuhi,” imbuh Wabup.

Lebih lanjut Wakil Bupati juga menambahkan upaya yang sudah dilakukan pemkab Sragen dalam penanggulangan kemiskinan di Kab. Sragen diantaranya melalui program Unggulan yakni SARASWATI (Sarase Warga Sukowati), RUSELAWATI/RTLH (Rumah Sehat Layak Aman Warga Sukowati), SANGDUTA (Santunan Uang Duka Cita), Beasiswa Mahasiswa Miskin Sintawati, dan Mitra (Mitra Kesejahteraan Rakyat).

Usai memimpin rakor, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada 2 KK penerima Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dk. Ngepung dan Dk. Pondok Ds. Pelemgadung Kec. Karangmalang dengan nilai per rumah Rp 10 juta.

Wagub berharap agar bantuan ini tidak hanya dibebankan kepada penerima saja perlu adanya gotong royong masyarakat dari tetangga penerima bantuan RTLH.

“Ayo tetanggane dibantu dengan gotong royong, dengan mau jadi tukang sukarela saat membangun rumahnya. Biar rasa empati antar sesama selalu tumbuh” jelas Wagub.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan Panti Pelayanan Sosial Anak “Pamardi Siwi“ dan Pantai Tuna Grahita “Raharjo“ Sragen. (Senopati-beny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *