271 views

KABAR SRAGEN : Asisten I Buka Pelatihan Dan Keterampilan Guna Tingkatkan Ekonomi Keluarga

 

 

Sragen, MA – Guna memberikan ketrampilan kepada masyarakat, UPTD BLK Dinas tenaga Kerja Kab.Sragen membuka pelatihan berbasis kompetensi tahap I tahun 2019, pembukaan berlangsung di Pendopo Sumonegaran Komplek Rumah Dinas Bupati Sragen, Rabu (20/02/2019)

Asisten I Endang Handayani mewakili Bupati Sragen, membuka secara resmi pelatihan tersebut. Turut hadir, Ketua TP PKK Sragen Retna Susanti Dedy Endriyatno, Ketua Baznas Sragen, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sragen Pujiatmoko, camat se-kabupaten Sragen dan beberapa kepala OPD Sragen.

Dalam sambutannya Endang handayani menyampaikan kunci sukses adalah kesadaran dari masyarakat. Bagaimana masyarakat untuk berfikir dan mampu mengubah perilaku “hanya njagakne” tp merasa masih mampu untuk berbuat produktif untuk dirinya sendiri. Dan memiliki kemampuan dan kemauan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Jadi tidak karena miskin kemudian tidak memiliki kemampuan. Harus ada niat untuk merubah itu semua. Dan kunci keberhasilan itu adalah niat dari diri kita sendiri, “ jelasnya.

Dalam pelatihan ini Saya mengharapkan agar ada perubahan yg terjadi dimasyarakat dan berhasil. Tetapi hal tersebut tentu tidak mudah sehingga harus dilakukan pendampingan.

“Sebaiknya pelatihan berbasis Kompetensi ini dilakukan secara kelompok agar lebih semangat dan ada rasa kerja sama sehingga selalu bisa mengingtkan satu antar lain, “ terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sragen mengungkapkan pelatihan berbasis kompetensi tahap I ini diikuti 160 peserta, dan ada 10 paket pelatihan diantaranya pembuat roti, teknisi mebelair, teknisi audio video, menjahit, perawatan AC, salon dan pengelasan.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan pada masyarakat usia kerja agar dapat mengisi peluang kerja melalui pelatihan kerja di Dinas Tenaga Kerja.

“Usia kerja untuk mereka yang masih usia produktif, walaupun sudah tidak sekolah ataupun sudah berkeluarga tidak masalah, peluang kerja bisa masuk perusahaan atau berwiraswasta,” jelas Pujiatmoko.

Dari pembekalan yang diberikan pihaknya berharap dari pelatihan ini peserta bisa mendapatkan pengetahuan , ketrampilan yang kompeten sesuai kebutuhan.

Selain itu, juga untuk mengurangi angka pengangguran, agar setelah selesai pelatihan bisa meningkatkan perekonomian keluarga melalui lowongan kerja atau usaha mandiri. Pada kesempatan ini Dinas Tenaga Kerja Sragen bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Sragen dan Baznas Sragen.

Bagi kader PKK ini merupakan sinergitas dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan dengan pelatihan ketrampilan, dan harapan ke depan agar ibu-ibu bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Baznas Kabupaten Sragen memberikan pendampingan usaha yang diberikan dalam bentuk bantuan produktif berupa peralatan dan modal.(Beny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *