134 views

Warga lombok terlantar, shinta butuh uluran tangan warganya

Lampung Timur ,MA  – Seorang warga pulau lombok Nusa Tenggara Barat bernama Shinta (28) mengalami nasib ironis di rantauan. Semenjak ditinggal cerai sang suami, Ia mengalami keadaan kritis dengan penyakit berupa tumor di perutnya. Selama lima tahun lamanya ia menahan rasa sakit itu. Tanpa dibekali uang dan BPJS, Shinta bernasib malang dengan penyakit yang dideritanya.

Sejak 5 lebih tahun ditinggal sang suami, wanita yang berumur kurang lebih 28 tahun itu bekerja semampunya, kadang pula dinafkahi orang sekitarnya. Saat penyakitnya kambuh dirasa, ia tidak tau mau minta tolong pada siapa. Saat itu kemudian ia berjumapa seorang Aktivis Perempuan dan Anak di kantor polisi sektor Marga, Lampung Timur dalam keadaan sakit dengan menggendong anak berusia 5 tahun. Berharap ada banyak uluran tangan yang membantu.

Keadaan itu membuat pihak kepolisian di Sektor Marga, Lampung Timur untuk bergegas dengan langsung berkoordinasi bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur.

Petugas P2TP2A Dian Ansori & Niluh Listriyani membawa Shinta ke Rumah Sakit Sukadana, dimana sebelumnya P2TP2A berkordinasi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Drs. Farida Nurma juga bersama dengan Direktur Rumah Sakit Sukadana Dr. Nanang.

Sejak ia menikah dengan warga Marga tersebut, mereka berdua menerima cobaan yang menyusahkan. Keduanya orang miskin. Keadaan itulah yang membuat keduanya berpisah.

Diketahui sang suami sudah tidak peduli dengan situasi yang dialami Shinta semenjak ia berpisah dengan membawa selingkuhannya untuk dijadikan istri. Sehingga membuat Shinta harus terpuruk dan ingin pulang bersama kedua orang anaknya ke daerah asalnya di lombok.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *