124 views

KABAR PATI : Ratapan desa terbuang akibat pro dan kontra pabrik semen di pati

Jawa Tengah (MA)- Kayen merupakan sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten Pati sebelah selatan yang dimana mengalami permasalahan dijalan penghubung antara kecamatan Kayen dengan kecamatan Tambakromo.

Saat musim penghujan seperti saat ini banyak lubang yang mengangah di jalan utama penghubung antara kecamatan. Jalan tersebut merupakan akses jalan kabupaten. Adapun jalan yang terlihat sangat parah terletak di desa Brati kecamatan Kayen.

Saat mediaabpedsi.com bertemu dengan kepala desa Brati,Budianto menuturkan bahwasanya jalan utama yang melalui desa Brati berdampak parah akibat hujan yang turun. “Desa Brati jalannya berlubang pak, hal ini sudah berlangsung lama.” keluhnya.

Menurut pengamatan saat berkunjung dilokasi, lubang tersebut ada yang sedalam 30 cm. Sehingga banyak kendaraan yang melambatkan laju kendaraan karena ingin menghindari lubang tersebut.

Selain itu genangan air yang menutupi jalan mengakibatkan pengendara motor ada yang terjatuh. Salah seorang warga menuturkan ” jalan ini seharusnya di perbaiki, banyak orang yang enggan lewat sini kalau kondisinya seperti ini. Korban telah banyak gara-gara jalan berlubang”. Keluh Sodik salah satu pengendara motor yang melintas.

“Terakhir jalan brati-kayen diperbaiki tahun 2016″. Tandas kepala desa Brati bapak Budianto. Selain itu jalan desa Brati tidak ada penerangan” jalan Brati tidak ada penerangan yang mengakibatkan orang takut melewatinya” tambah Budianto

Harapan dari warga desa Brati adalah perbaikan jalan dan penerangan jalan. Sehingga ada akses sumber ekonomi bagi masyarakat desa Brati. Khususnya bagi Bupati dan wakil Bupati supaya dapat di dengarkan suara masyarakatnya. Desa Brati merupakan desa yang terbuang akibat dampak pro dan kontra pembangunan pabrik semen sebagai di anak tiri yang terbuang. Saat ada maunya di eluh-eluhkan tapi saat tidak di butuhkan di buang( guntur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *