141 views

KABAR PROBOLINGGO : Bawaslu Gelar Apel Tolak Politik Uang dan Politisasi Sara’

Probolinggo, MA – Dalam rangka menghadapi masa tenang Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serentak tahun 2019 yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, Bawaslu Kabupaten Probolinggo menggelar Apel Pengawasan tolak politik uang dan Politisasi Sara, Jum’at (12/04/2019) pagi di Gedung Islamic Centre Kota Kraksaan.

Apel tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Fathul Qorib, Ketua Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim, perwakilan anggota Forkopimda Kabupaten Probolinggo serta diikuti oleh jajaran Bawaslu se – Kabupaten Probolinggo.

Ketua Bawaslu Fathul Qorib mengatakan bahwa mulai hari ini sampai lima hari kedepan, seluruh personil dan jajarannya akan mengawasi politik uang. Menurutnya dampak dari politik uang ini sangat miris, oleh karena itu hal ini harus di perangi agar tidak berdampak merusak kepribadian bangsa. “Karena politik uang, akal manusia bisa hilang, pemilih yang sebelumnya sudah memilih sesuai hati nurani bisa merubah pilihannya,” kata Fathul Qorib

Fathul Qorib menerangkan, Apel pengawasan anti politik uang ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan mengadakan patroli pengawasan disuruh lapisan secara terus menerus selama masa tenang. Khususnya pada malam hari, karena politik uang itu acapkali terjadi malam hari sehingga sering disebut serangan Fajar.

 

“Patroli pengawasan politik itu akan dilakukan bersama – sama baik ditingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan, tingkat Desa, dan bahkan di TPS. Hal ini juga salah satu strategi untuk meminimalisir terjadinya politik uang itu,” terangnya.

Lebih lanjut Qorib mengemukakan, untuk index Kerawanan Pemilu (IKP) di Kabupaten Probolinggo, dalam dua hari mendatang Bawaslu akan merilis dan menjelaskan secara rinci tentang peta kerawanan Pemilu 2019 di Kabupaten Probolinggo ini. Baik itu kerawanan politik uang maupun kerawanan lainnya.

Sementara Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Supriadi mengemukakan, bahwa sebelumnya Bupati Probolinggo telah menginstruksikan kepada seluruh ASN pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sampai pemerintahan desa agar berkomitmen dalam menjaga netralitas, artinya tidak ada keberpihakan kepada seluruh peserta pemilu saat ini.

“Selain itu bapak Sekda Probolinggo beberapa waktu lalu pada saat Apel Pagi juga telah memimpin deklarasi netralitas ASN. Selanjutnya kami berharap kepada seluruh jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu agar bertugas dengan amanah, profesional dan independen,” kata Supriadi.

Dalam kesempatan tersebut Supriadi berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kabupaten Probolinggo yang saat ini sudah dalam keadaan tenteram, aman, dan kondusif. Jantan sampai kondisi ini kemudian tercabik – cabik hanya karena kepentingan satu hari yaitu Pilpres dan pileg.

“Atas nama Bupati Probolinggo dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo kami menyampaikan terimakasih yang sebesar – besarnya atas segala upaya jajaran Bawaslu dan KPU selama ini, sehingga seluruh pemilu di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman sesuai harapan kita bersama,” tandasnya. (Senopati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *