103 views

KABAR LUMAJANG : Ungkap kapolres masih ada kasus besar di balik penculikan anak di bawah umur

 

Lumajang, MA – Tim cobra Polres Lumajang akhirnya berhasil menemukan anak yang hilang yang bernama Putri Ayuni (Perempuan, 16 th) melalui sebuah proses penyelidikan hingga memberangkatkan, dan menyebar tim cobra mulai dari terminal minak koncar untuk mencari informasi hilangnya anak tersebut dan di dapat informasi bahwa si putri ternyata naik bus dari Terminal minak Koncar sampai pada akhirnya tim cobra mengendus keberadaanya si putri di wilayah kab madiun,sehingga tim cobra di kerahkan untuk menuju ke TKP di wilayah kab madiun untuk melaksanakan penjemputan,tepatnya di Mess karena Putri di ketahui keberadaanya di Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.(14-04-2019)

Hasil introgasi kepada korban, di peroleh informasi jika kepergianya ke madiun adanya tawaran pekerjaan dari Sugiono Handoko (pria, 24 th) dengan Gaji 3 juta Rupiah/perbulanya Adapun Sugiono sendiri belum di kenal sebelumnya, hasil perkenalan mereka 1 bulan terakhir karena adanya permasalahan ekonomi yang di hadapi oleh keluarga yuni sehingga dengan hasrat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut yuni berangkat ke madiun tanpa berpamitan kepada ke 2 orang tuanya.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP,DR. Muhammad Arsal Sahban,SH,SIK,MM, MH,menjelaskan bahwa kasus ini tak lepas dari himpitan ekonomi yang menimpa keluarganya.

“Adapun persoalan ekonomi yang di hadapi oleh keluarga korban, dimana ibunya bekerja sebagai buruh pabrik dan Bapaknya bekerja serabutan serta adiknya yang masih TK tidak ada yang merawat sehingga ia harus berhenti sekolah untuk menjaga adiknya yang masih kecil.

Situasi inilah yang membuat yuni ingin mencari nafkah agar bisa meringankan yang menjadi beban ke 2 orang tuanya, sehingga terjerumus ke bisnis ilegal. agar yuni tetap bisa sekolah saya minta kepada 2 orang tuanya agar anak yang masih TK tersebut untuk di titipkan ke dinas Sosial untuk di rawat dan di sekolahkan.

Dan apabila kondisi perekonomian orang tua yuni sudah membaik, Kapanpun orang tua yuni bisa mengambil anaknya kembali, karena program dinas sosial tersebut merupakan progam pemerintahan yang sangat solutif, sehingga yuni bisa sekolah, ke 2 orang tua tetap bisa bekerja dan anak yang masih TK mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak”,tutur Arsal.

Menurut Kapolres menambahkan “Di balik permasalahan ini sebenarnya ada persoalan besar yang akan kami ungkap. yuni dan Sugiono sebenarnya adalah korban dari sebuah bisnis ilegal. sementara belum saya ungkap untuk kasusnya, karena kami masih melakukan pendalaman untuk membongkar sindikat ini”, tuturnya.

AKP. Hasran Cobra selaku Katim Cobra mengatakan “pertama kali mendapatkan informasi anak yang hilang dari Bapak korban, sehingga  tim cobra segera kami sebar sekaligus berkoordinasi dengan Macan Nusantara agar dengan cepat kami temukan anak yang hilang tersebut”,tegas pria yang juga menyandang jatbatan sebagai Kasat Reskrim Polres Lumajang dengan tegasnya kepada kami awak media Abpedsi.(Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *