123 views

KABAR KOTA PROBOLINGGO : Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Buka Peresmian Job Fair Perdana Di 2019

Probolinggo, MA – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja kembali menggelar Job Market Fair (JMF) atau Bursa Kerja ke- 1 di tahun 2019 yang diikuti oleh 36 perusahaan, Senin (22/4/19) pagi tadi.

Sebanyak 1.062 lowongan kerja telah disediakan oleh perusahaan baik dari dalam dan luar kota. Pada giat ini, Wali Kota Habib Hadi Zaenal Abidin, secara resmi membuka secara langsung agenda JMF di GOR Kedupok, Jalan Mastrip.

Pada sambutannya, Kepala Disnaker Wahono Arifin mengatakan, Job Market Fair yang digelar saat ini dengan menggandeng sebanyak 36 perusahaan. “ada 1.062 lowongan pekerjaan yang tersedia,” jelasnya.

Wahono Arifin menambahkan, maksud dan tujuan dari kegiatan Job Market Fair ini salah satu upaya Pemkot Probolinggo memberikan informasi lowongan pekerjaan, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan taraf sosial ekonomi pencari kerja.

“Mudah-mudahan para pencari kerja kali ini yang datang dapat memanfatkan secara maksimal. Kami juga memberikan fasilitas pelatihan yang dikelola oleh UPT. BLK yang juga bisa dimanfaatkan sebagai penambahan keterampilan dari berbagai bidang,’’ tutur Kepala Disnaker Kota Probolinggo

Sebanyak 36 perusahaan yang hadir baik dari perusahaan dari Kota Probolinggo maupun dari daerah Jawa Timur diantaranya terdiri dari 24 perusahan asal Kota Probolinggo, 3 perusahaan Kabupaten/Kota Probolinggo, 3 perusahaan asal Pasuruan, 3 perusahaan asal Surabaya, 4 perusahaan asal Malang, dan 1 perusahaan asal Jakarta.

Senada dengan itu, Habib Hadi dalam sambutanya menyampaikan salah satu upaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo untuk mengatasi masalah pengangguran di Kota Probolinggo dengan melaksanakan pameran bursa lowongan kerja atau Job Market Fair.

Menurutnya, pemerintah wajib memberikan kesempatan kepada para Pencaker berupaya memfasilitasi dengan adanya kegiatan demikian. Harapanya dengan adanya kegiatan ini dan sosialisasi pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker melalui UTP. BLK juga dapat dimanfatkan seacara maksimal oleh masyarakat Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Probolinggo juga menyerahkan secara simbolis pemberian bantuan usaha mandiri sektor informal untuk 4 orang. Bantuan yang di ambil dari APBN ini diharapkan mampu menambah nilai ekonomi bagi pelaku usaha tersebut.(Mahaputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *