146 views

Korban Penganiayaan Minta Keadilan Polisi

Lampung, MA-Nasib tragis menimpa Theo Bayu Pramana warga Bandar lampung telah di aniaya oleh ke 5 orang dalam keadaan mabuk yang mengakibatkan korban luka di sekujur tubuh.

Akibat penganiayaan tersebut mengakibatkan luka parah di muka ke dua pelipis mata lebam dan telinganya pun di sulut dgan rokok ber kali- kali. dan korban deprisi lebih menutup diri.

Penyiksaan berlangsung hampir satu malam, yang anehnya walau sudah ada aparat Desa tapi Theo tetap menjadi bulan bulanan oleh ke lima pelaku.

Kini korban sudah melapor ke polsek terdekat pada tgl 21 April 2019 dan atas berbuatan para pelaku penganiayaan dan pengeroyokan warga dusun Trimulyo Desa Panca tunggal kecamatan Merbau Matatam Lamsel.

Atas laporan Polisi oleh keluarga korban polisi menjerat melanggar pasal 170 KUHP dengan Hukuman 5 tahun penjara.

Namun hingga kini pulaku penganiayaan masi belum di lakukan penangkapan. Atas kesepakatan pihak kel sudah di lakukan akad Nikah 4 hari setelah kejadian pada tgl 20 April 2019 walau pernikahan tersubut tidak sebagai mana mestinya karena sang pengulu bukan petugas yang sah menurut keterangan kepala Desa Sarjuni dan belum ada laporan hingga kini atas keterangan sewaktu km hub kemarin melalui telpon.

Pihak korban menuntut keadilan agar pelaku secepatnya di lakukan penangkapan dan di proses atas penganiayaan yg mengakibatkan Anaknya deprisi hingga kini. Jika dalam waktu dekat polsek merbau mataram tidak melakukan penangkapan maka pihak kel mau lapor ke polres atau polda tuk mencari keadilan.(suyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *