241 views

KABAR BANYUWANGI : Pelepasan Anak Didik Al-Futuhiyyah Dengan rnuansa Religius

Banyuwang, MA – Simbol dari para santri yang menimba ilmu diponpes Al-Futuhiyyah semakin kental dengan penanaman Aqidah juga Akhlak yang mulia, dapat ditunjukkan disaat pelepasan para siswa-siswi yang akan melanjutkan kejenjang berikutnya, dari study tentang keagamaan dengan mengedepankan hafal Al-Qur’an dan surat pendek, serta pelajaran umum,”

Dalam pidatonya Ketua Yayasan ponpes Al-Futuhiyyah KH Saifuddin menyampaikan bahwa pendidikan agama adalah tonggak bangsa yang berakhlak mulia serta mencintai negeri, dalam hal kami segenap para ustadz dan ustadzah yang mengabdi pondok pesantren hanya ingin memberikan yang terbaik bangsa ini,Dengan mendalami Al-Qur’an Hadits,
Senin (29/04/19)

Acara demi acara diawali dengan lagu kebesaran Indonesia Raya dilanjutkan dengan lagu Mars Nahdlatul Ulama “Hubbul Wahton” kian menjadi semarak walaupun dengan kemasan sederhana namun tidak mengurangi semangat luar biasa,”

Dari Paud pendidikan anak usia dini dan Roudholtul Athfal ,SD NU, Madrasah Salafiyah hingga SMK Futuhiyyah , ponpes ini memandang penting arus globalisasi diera milenia yang cepat harus diiringi dengan ilmu pengetahuan Agama untuk lebih mengenal akhlaq dan Aqidah sebagai pertahanan diri dari gencar arus digital ini,”

Hafalan Al-Qur’an sedari dini masuk ponpes ini gaung siraman Rohani semakin menjadi prioritas utama, Al-Qur’an adalah Aturan hidup dari firman Tuhan untuk umat manusia agar lebih mudah memperbaiki diri,”

Kyai Saifuddin juga menerapkan hal baik tentang biaya pendidikan, bila benar benar tidak mampu maka pondok pesantren lah yang menanggung semua biaya anak didiknya,

Ada keharuan yang nampak ketika para siswa siswi SD NU Al-Futuhiyyah bersalaman berpamitan untuk melanjutkan pendidikan deraian airmata mengalir baik dari para murid juga para guru pengajar saat menaiki pentas,

Al-Futuhiyyah adalah pondok pesantren kebanggaan warga desa Tembokrejo Kecamatan Muncar, kian tahun semakin menunjukkan hasil prestasi luar biasa dibidang religius, termasuk anak SD Nu yang hampir keseluruhannya hafal Al-Qur’an,” namun tidak urusan pendidikan umum juga setara dengan sekolah lainnya,’

Gus Aan yang juga kepala sekolah SMK NU dalam obrolan sejenak disela kesibukannya dihalaman ponpes, mengatakan kami sengaja mengedepankan ajaran agama Islam yang berbasis salafiyah, dimana dalam ajaran tersebut mengedepankan Aqiqah dan Akhlaqul Karimah yang diajarkan para pendahulunya kita yaitu tokoh kyai NU, selain itu dari lulusan SD Nu sudah dapat menguasai Al-Qur’an dan hafal surat surat pendek,”. (Syaiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *