126 views

KABAR LUMAJANG : Wakil Bupati Lumajang Menghimbau kepada seluruh elemen masarakat untuk ciptakan kondisi damai

Lumajang, MA – Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengembalikan situasi dan kondisi ( aikon) yang damai pasca Pemilu 2019.

Ajakan itu yang disampaikan Wabup saat menemui mahasiswa peserta Unjukrasa, di jalan Alun- alun Utara depan Kantor Bupati Lumajang, Kamis (02/05/2019) pagi.

Wabup yang akrab dipanggil Bunda Indah itu menyampaikan, usai pelaksanaan pemungutan suara Pemilu pada 17 April 2019, sudah seharusnya situasi dan kondisi kembali kondusif tanpa ada permusuhan dan pertengkaran yang berkepanjangan.

“Tidak ada lagi pertengkaran karena Pemilu sudah beralalu mari kita kembali ke posisi masing-masing lupakan apa yang pernah terjadi. tuturnya.

Bunda Indah yang merupakan Politisi Partai Gerindra itu, mencontohkan, meskipun berbeda partai politik dengan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, namun tidak pernah terlibat dalam pertengkaran dan tetap bekerja secara profesional untuk melayani masyarakat.

“Meskupun berbeda pilihan, kami tidak pernah bertengkar, kami sama-sama paham kerja politik adalah kerja politik, yang tidak boleh dicampur adukan dengan pelayanan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Bunda Indah menjelaskan saat ini yang terpenting adalah masalah perdamaian dan kondisi yang aman, tentram dan nyaman pasca pelaksanaan pemilu. yang telah usai berlalu

Bunda Indah menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap tenang menunggu keputusam resmi dari KPU.

“Jangan dengarkan kalimat provokatif yang memancing pertikaian, diantara dua kubu yang beda pandangan semasa pemilu berlangsung.ujarnya penuh dengan harapan.

Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono, S.Sos., yang ikut menemui mahasiswa aksi unjukrasa mengapresiasi aksi damai terkait rekondisi pasca Pemilu.

Menurutnya, aksi damai perlu dilakukan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang menunggu keputusan resmi dari KPU.

“Hasilnya akan kita tunggu. Kerukunan, persatuan dan perdamaian adalah kunci utama dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Agus Wicaksono menegaskan, pelaksanaan Pemilu yang disinyalir terdapat kecurangan akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi.

Senada dengan Wabup, Ketua DPRD Lumajang mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu di media sosial.

“Tidak boleh terprovokasi oleh kabar-kabar di media sosial ya.dan mengajak agar berfikir jernih juga dewasa ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres Lumajang, AKBP. DR. M. Arsal Sahban, S.H., S.IK., M.M., M,H., meminta agar semua pihak menunggu hasil resmi oleh penyelenggara pemilu, yaitu KPU.

Kapolres mengatakan kehadiran mahasiswa akan berimplikasi positif yang berfungsi menjadi cooling system atau mesin pendingin suasasa pasca Pemilu 2019 (Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *