261 views

KABAR BANYUWANGI : Santri Al-Futuhiyyah Isi Ngabuburit Dengan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an

Banyuwangi, MA – Nuansa Romadhon di ponpes Al-Futuhiyyah terasa menyejukkan dan membuat hati cukup bahagia dengan membacakan ayat ayat Suci Al-Qur’an dengan Tahlilan khas Warga NU Jawa timur terasa semakin kental dengan penuh khidmat dan kekusyukan larut dalam dzikir demi dzikir seakan begitu dekat dengan sang pencipta, sungguh sebuah potret santri yang patut diperhatikan semua pihak, agar kedepannya generasi bisa berakhlak mulia sebagai penerus bangsa,”

KH Saifuddin selaku pengasuh pondok pesantren Al-Futuhiyyah dengan santun menyampaikan sejarah perjalanan berdirinya pondok pesantren pada tahun 1970 dari orang tuanya, bila dulu ngaji hanya terfokus pada kitab kuning karena disini masih cukup kental dengan salafiyah sebagai warisan dari para ulama, sejalan dengan waktu pendidikan kami kini semakin terbuka dengan pelajaran umum seperti sekolah lainnya, namun kami lebih mengedepankan ajaran Al-Qur’an yang harus diperhatikan,”

Usai membaca Tahlilan para santri berbuka bersama berderet berjajar dengan dengan minuman takjil sebagai wujud rasa bersama senasib seperjuangan,” hingga sholat Maghrib yang pimpin langsung oleh KH Saifuddin,”

Rizky Aditya Prayoga (18 th) santri asal Tanggamus Lampung, sangat bahagia berada di pondok pesantren Al-Futuhiyyah selain menimba ilmu agama juga membangun kemandirian untuk lebih dewasa, Yoga berharap ketika lulus kelak akan untuk mensiarkan ilmu pengetahuan dipondok kepada keluarga dan masyarakat diwilayahnya, dan ingin turut membantu warga disana untuk mengenalkan ilmu agama, karena sesuai cita dari kakek, ungkapnya lugu pada pihak media-abpedsi.com saat diajak ngobrol.

Indonesia memang memiliki keragaman Tersendiri namun dipondok pesantren Al-Futuhiyyah digodok dengan ilmu keagamaan yang Mengedepankan Akhlak kharimah serta cinta tanah air benar sudah ditanamkan sejak masuk dan menuntut ilmu,

Neri Legowo pengurus santri yang memantau perwakilan dari ponpes Al-Futuhiyyah selalu suri tauladan dan panutan bagi para santri, baik dalam kegiatan mengaji hingga aktivitas sehari-hari.(Saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *