135 views

KABAR PROBOLINGGO : Babinsa Pasembon Koramil 0820/18 Kotaanyar, Anjangsana ke Keluarga Pak Muhab

Probolinggo, MA – Berkeliling mengitari desa, tepatnya di Dusun Krajan, lelaki berpakaian doreng dengan motor dinas berhenti di pekarangan rumah dengan sedikit tanah lapang berikut terdapat kebun yang ditanami sengon yang masih muda.

Berjalan mendekat kepada seseorang yang sedang duduk di balai-balai sambil mengucap salam hingga terdengar balasan dari Si Penikmat Istirahat. Dialah pemilik nama Muhab, setelah sedikit bertanya untuk berkenalan dari Babinsa Desa Pasembon Kecamatan Kotaanyar Serda Ali Makizzamani, Jum’at (17/05).

Waktu belum menampakkan diri hingga paruh harinya, namun terik matahari terasa menyengat membakar. Entah karena berpuasa atau cuaca panas yang menyebabkan peluh terus bercucuran. Seiring dengan mendekatnya Serda Ali, mendekat pula para pegawainya yang biasa menemani Pak Muhab bekerja. Karena lelahnya, hari ini “sampai dengan harus membatalkan puasa”. Pekerjaan apakah yang digelutinya ? Lelaki yang berusia 45 tahun ini adalah pengusaha meubel dengan dua pekerjanya. “Kelas kecil saja, hanya mengisi toko sekitar rumah dan menerima pesanan”, ucap Pak Muhab.

Serda Ali sendiri memperkenalkan diri sebagai Babinsa yang berada di Desa Pasembon sehingga sudah menjadi kewajibannya untuk bisa mengetahui hal-hal berkaitan dengan desa binaannya berikut para warganya. “Gak mungkin saya kenal tempat ini bila saya gak bertemu warganya. Gak mungkin juga saya tahu segalanya bila saya tidak diterima dan mengenal warga”, ucap Serda Ali diplomatis.

Pria berputera dua dan membuka usahanya adalah dipekarangan rumahnya ini menuturkan awal mula merintis pekerjaannya. Cukup terbilang kenyang asam garam dalam bisnis ini, mengawali usaha sejak tahun 2008 berarti sudah berjalan sebelas tahun usaha meubel ini digelutinya. Dengan jenis kayu apapun Pak Muhab ini bisa membuatnya, Tergantung pesanan katanya. Sehingga, penghasilan pun tidak menetap dan tidak bisa dikatakan setiap saat ada pembeli atau pemesan. Setidaknya bisa memberikan nafkah bagi isteri dan dua orang putera serta memberi penghasilan bagi pekerjanya.

Bagi Babinsa dimanapun berada, maka peran ini yang harus dilakukan. Mengetahui tentang warga berikut latar belakangnya yang dapat membantu pemerintah desa termasuk dalam pengonsepan pola pembangunan di desa sebagai bentuk sumbang saran atas apa yang dilihatnya. Pandangan pasti akan muncul disaat seseorang mengetahui dengan benar seluk beluk yang dilakoninya. Inilah cara kerja Babinsa dengan mengembangkan komunikasi bersama warga selain untuk menjalin silaturahmi juga sebagai modal awal mengetahui karakteristik desa. Salah satunya melalui profesi atau pekerjaan. Semakin banyak dan lengkap Babinsa memilikinya maka semakin baik dalam pengambilan keputusan atas apa yang terjadi dalam dinamika pembangunan desanya.(Senopati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *