117 views

KABAR PASURUAN : KIM Kabupaten Pasuruan Siap Uji Nyali Di Event APW 2019

 

Pasuruan, MA – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Pasuruan siap berpartisipasi dalam ajang kompetisi jurnalisme warga bertajuk Anugerah Pewarta Warga (APW) Jawa Timur Tahun 2019 yang digelar Dinas Kominfo Pemprov Jawa Timur. Perhelatan lomba yang digelar sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam menginformasikan beragam potensi di setiap wilayah tersebut terbagi dalam dua kategori peserta. Masing-masing, dari kalangan Informasi Informasi Masyarakat (KIM) dan mahasiswa dengan lima kategori yang diperlombakan yaitu video berita, artikel berita, infografis, videografis dan foto berita.

Diantara KIM yang bersiap-siap mengirimkan karya jurnalistiknya yakni KIM Indrokilo, Kecamatan Prigen untuk kategori lomba artikel berita & infografis dan KIM Visit Pandaan, Kecamatan Pandaan untuk kategori lomba foto berita & infografis. Sedangkan KIM Arjuna, Kecamatan Prigen akan berpartisipasi dalam kategori lomba videografis dan foto berita.

Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan, Ketua KIM Indrokilo, Santoso mengatakan jika ia dan rekan-rekannya sangat senang dapat berkesempatan unjuk gigi dalam kompetisi jurnalisme warga di level Provinsi Jawa Timur. “Saya dan teman-teman KIM Indrokilo akan mencoba ikutan lomba menulis artikel berita dan infografis. Bisa jadi akan membuat konten untuk kategori lainnya”, tuturnya dengan nada optimis.

Kasi Sumberdaya Komunikasi Publik, Eko Setiawan, S.Ikom., M.Med.Kom, satu diantara tim penyelenggara lomba, ajang kompetisi jurnalisme warga/ citizen journalism tersebut merupakan bentuk dari upaya Pemprov Jatim dalam mendekatkan masyarakat dengan kinerja yang telah dihasilkan selama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sejak 13 Februari 2019. Di sisi lain, seluruh peserta baik KIM maupun mahasiswa berkesempatan dapat mengasah ketrampilan citizen journalism yang dimilikinya.

“Melalui APW, baik KIM maupun peserta dari kalangan mahasiswa bisa lebih dekat lagi dengan program-program pembangunan dan hasilnya yang sudah dirasakan manfaatnya. Semuanya dapat direpresentasikan lewat ketrampilan jurnalisme warga yang dimiliki. Event APW juga sekaligus berfungsi sebagai bentuk pembinaan KIM yang berfokus pada produk informasi yang dihasilkan di masing-masing kategori lomba. Berhadiah puluhan juta rupiah, lagi”, jelasnya pada saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (21/5/2019).

Di sisi lain, APW diharapkan memperkuat peran jurnalis warga dalam melakukan diseminasi informasi terkait program pemerintah melalui konten-konten jurnalistik yang diproduksinya. Baik dalam bentuk video, artikel, infografis, videografis maupun foto berita. Untuk ketentuan lomba, peserta dari kelompok perguruan tinggi adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri/swasta di Jawa Timur yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku. Sedangkan peserta dari kelompok masyarakat umum adalah KIM di Jawa Timur, dibuktikan dengan Surat Keputusan pendirian yang ditandatangani Kepala Desa/Lurah/Camat/Kepala Dinas Kominfo/Bupati/ Walikota setempat.

Setiap kategori lomba dapat diikuti secara kelompok, maksimal 5 orang atau individu dengan syarat keikutsertaan. Semuanya harus sesuai dengan tema “Khofifah-Emil Kerja Bersama Untuk Jawa Timur” – Kreativitas – Perspektif Komunikasi Publik. Hasil karya yang dikirimkan via email ke apwjatim2019@gmail.com merupakan karya asli, bukan plagiat dikuatkan dengan surat pernyataan dari masing-masing peserta. Materi lomba dipastikan tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan plagiarisme.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih detil tentang ketentuan lomba dapat diunduh di laman kominfo.jatimprov.go.id atau http://bit.ly/APWJatim2019. Batas waktu pengiriman materi lomba Anugerah Pewarta Warga (APW) Jawa Timur 2019 mulai tanggal 20 Mei – 30 Juni 2019. Adapun tim juri berasal dari kalangan praktisi media, unsur pemerintah dan akademisi yang akan menilai karya-karya terbaik.

Eko berharap, perhelatan APW dapat dilaksanakan setiap tahunnya. Sehingga mampu menghasilkan karya-karya jurnalisme warga yang berkelanjutan. Terlebih, dari karya yang dihasilkan bisa dijadikan sebagai media promosi daerah masing-masing.

“KIM kan punya skills jurnalistik, sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai agen informasi. Kami berharap, APW ke depannya bisa terus diselenggarakan jadi berkelanjutan. Apalagi dari bermacam konten yang dibuat itu bisa dimanfaatkan untuk bahan promosi”, tuturnya. (Senopati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *