103 views

KABAR LUMAJANG : Menurut Bupati Perpustakaan Adalah Sumber Informasi

 

Lumajang, MA – Bupati Thoriqul Haq, M.ML., menyampaikan keinginannya untuk melengkapi fasilitas Perpustakaan Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikannya dalam Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Aula BKD Kab. Lumajang, Sabtu (25/5/2019).

Cak Thoriq menyampaikan, Perpustakaan merupakan sumber informasi dan literasi yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kata Cak Thoriq, Ia ingin menjadikan perpusatakaan sebagai tempat yang nyaman untuk menambah wawasan.

Cak Thoriq memberi contoh wawasan yang didapat dari perpuatakaan. Diantaranya buku, “Good leader is the one who can run extra miles and Young leader is connecting reality condition with literacy transfer”

(Pemimpin yg baik adalah yang mampu berlari melakukan percepatan di atas rata-rata dan Pemimpin-pemimpin muda di hari ini mampu mempertemukan kondisi realitas dengan transfer literasi)”.

Cak Thoriq menggambarkan, bahwa peran literasi terhadap kehidupan bermasayarakat sangat penting untuk melakukan percepatan, utamanya dalam mengambil kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Cak Thoriq berharap Perpusnas bisa memberikan support melengkapi literasi di Perpustakaan Kabupaten Lumajang. “Kami berharap Perpustakaan Kabupaten Lumajang diintervensi oleh Perpusnas agar lebih update dan buku-buku yang kami miliki lebih banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perspustakaan Nasional Republik Indonesia, Muh. Syarif Bando menyampaikan, masyarakat harus mendapatkan manfaat dari perpustakaan.Menurutnya, perpustakaan merupakan jantung pendidikan.

Kepala Perpusnas RI itu juga berharap bisa melakukan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang guna melengkapi koleksi literatur yang ada di Perpustakaan Kabupaten Lumajang.

Melalui Safari Nasional bertema “Pustakawan Berkarya Mewujudkan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,” Kepala Perpusnas berharap kegiatan tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakar.

“Kami akan bersinergi menghadirkan buku-buku yang diperlukan masyarakat. Buku yang tidak dihadirkan dalam dunia pendidikan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai ‘problem solving’ peningkatan lifeskill,” ujarnya.

Ia menyatakan kesanggupannya, untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memberikan sumber literatur (Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *