119 views

KABAR LUMAJANG : Wabup Pertegas Masalah Pansel Lelang Jabatan

 

Lumajang, MA – Wabup Ir. Hj. Indah Amperawati, M. Si (Bunda Indah) menepis rumor dan anggapan bahwa ada orang dari, partai politik yang menjadi salah satu Panitia seleksi (Pansel) lelang 9 jabatan di lingkup Pemkab Lumajang.

“Terkait Pansel dari orang parpol itu tidak ada. Tidak boleh dan memang tidak di perbolekan adanya orang parpol Kita sudah cek di semua. Tidak ada pengurus parpol yang menjadi Pansel lelang jabatan. Nggak ada, nggak ada tegas  Wabup Indah

Amperawati, usai Press Release, di Gedung TP PKK Lumajang, Jum’at (31 Mei 2019) pagi.

Sebelumnya, salah satu media online yang memuat  statmen dari salah satu sumber berita, bahwa ada salah satu pengurus parpol di Pansel Lelang Jabatan tersebut. Setelah dikonfirmasi ke Bunda Indah,  ternyata memang betul tidak ada orang yang berasal dari parpol ia degan tegas menyatakan kabar tersebut.

Terkait 1 orang pelamar yang lolos seleksi di dua OPD (Organisasi Perangkat Daerah/ Dinas), Ketua DPC Partai Gerindra ini, menegaskan, tidak ada larangan 1 orang melamar di 2 OPD. “Satu orang daftar di 2 OPD boleh. Tidak ada larangan Itupun sudah diatur di dalam persyaratan sejak awal. Boleh”, pungkasnya.

Disinggung apakah ini menandakan bahwa Pemkab Lumajang sedang krisis SDM sehingga 1 orang harus melamar 2 OPD, Bunda Indah menyampaikan bukan karena minimnya SDM. “Bukan. Sejak awal aturannya memperbolehkan 1 orang mengikuti atau melamar di 2 OPD. Tapi kalau memang terpilih, tidak mungkin yang bersangkutan lolos di 2 OPD itu. Pasti salah satunya.Bisa tidak terpilih kedua duanya. Nanti bupati yang memilih dari 3 calon yang dinyatakan lolos itu”, tuturnya.

Satu pelamar yang lolos di posisi 2 kepala OPD adalah Dra. Dewi Susiyanti. Dia lolos sebagai calon Kepala Dinas

Bagaimana dengan posisi Kepala Dinas Pendidikan yang masih kosong dan tidak satupun pelamar yang memenuhi grade yang disyaratkan?

bunda indah menegaskan, khusus untuk Kepala Dinas Pendidikan sesegara mungkin akan dilelang kembali.

“Segera kita buka lagi. Untuk sementara masih dijabat Pj,” ungkapnya. Dijelaskan, dari 9 pelamar posisi ini, tidak satupun yang memenuhi standar. Semuanya dibawah passing grade.

“Kita harus objektif. Kalau tidak salah, dari 9 atau 8 pelamar semuanya tidak memenuhi, di bawah passing grade. Sambil mengangkat Pj kita nanti buka kembali untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan ini,” tuturnya

Bunda Indah menggaris bawahi, 3 nama yang dinyatakan lolos di masing-masing OPD itu bukan urutan ranking. Nama-nama  yang terpublis itu berdasarkan abjad.

“Urutan satu, dua, dan tiga itu berdasarkan abjad. Nanti kewenangan bupati untuk memilih salah satu dari 3 calon tersebut. Insya Allah setelah lebaran kita akan selesaikan:paparnya(Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *