121 views

Dana Sumur Boor Desa Trans Mayayap Kecamatan Bualemo, Kuat Di Duga Korupsi

 

Luwuk Banggai, MA – Pembuatan sumur boor di Trans Mayayap kecamatan Bualemo kabupaten Banggai tahun 2017 gagal total dan sampai pada saat ini sumur boor tersebut yang sudah menelan biaya anggaran sebesar dua ratus dua puluh lima juta rupiah (Rp 225.000.000) tidak dapat di gunakan oleh masyarakat, Senin (10/6/19).

Pekerjaannya hanya asal saja tidak disesuaikan dengan RAB di dalam RAB kedalaman seratus meter namun yang di kerjakan galian hanya empat puluh meter saja.

Pembuatan sumur boor tersebut di atas di anggarkan melalui anggaran dana desa (ADD) tahun 2017 sebesar dua ratus dua puluh lima juta rupiah (Rp 225.000.000) namun kenyataan yang beruntung bukan masyarakat melainkan pihak kepala desa bersama tim pelaksana kegiatan (TPK) desa.

Informasi ini dihimpun setelah awak media Abpedsi.com ini menemui Kepala desa dan tim pelaksana kegiatan (TPK) di rumah masing-masing di konfirmasi namun anehnya hanya saling salah menyalahkan bahkan kedua orang tim pelaksana kegiatan (TPK) sumur boor atas nama Muh.Katimin dan Subhan hanya memilih pasrah selebihnya lebih baik di usut biar jelas siapa pelakunya ujar kedua TPK desa Trans Mayayap.

Menurut kepala desa Trsns Mayayap saat di konfirmasi oleh tim Investigasi Media Abpedsi.com di kediamanya memgatakan,” kontraktor yang di pakai oleh mereka sudah tidak kunjung datang lagi alias kabur lari seolah tidak ada permasalahan yang pada ujung akhirnya kami selaku pemerintah desa yang babak belur,” ujar kembali kepala desa Trans Mayayap dengan suara tegas

Menurut keterangan sejumlah masyarakat desa Trans Mayayap sempat di temui oleh Tim Investigasi media Abpedsi.com menyampaikan,” Warga Masyarakat desa mayayap meminta agar persoalan ini segera di beritakan agar pihak-pihak yang berkaitan dengan pengawasan uang negara mengusut tuntas pelaku pekerja sumur boor tersebut karna sudah banyak merugikan uang negara,” ucap salah satu warga yang enggan di sebut namanya

Masyarakat menuntut kepada puhak terkait untuk agar supaya cepat di selesaikan agar tidak timbul masalah berkepanjangan, karena itu adalah Yang negara yang di peruntukan kepada masyarakat agar berguna sebagai mana mestinya yang telah di ajukan oleh pihak terkait sebelumnya,”pungkasnya. (Nakir Sulina).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *