125 views

KABAR LUMAJANG : Aiptu Trio Budi Mendapatkan Penghargaan Dari Kapolres Lumajang

Lumajang, MA- Aiptu Trio, anggota Polsek Klakah Polres Lumajang yang merupakan anggota Polri teladan sehingga Iptu Trio mendapatkan penghargaan dari Kapolres Lumajang ,Minggu ( 9/6/2019 ).

Beliau membantu pemudik yang mengalami musibah pecah ban di wilayah kecamatan Klakah. Dengan masih berseragam, beliau rela berbaring diatas aspal untuk melepas ban yg kempes tersebut. Hal tersebut lah yg berhasil diabadikan oleh netizen hingga akhirnya viral di media sosial.

Tak sampai disitu, ternyata setelah ditelusuri ternyata Aiptu Trio memiliki rentetan prestasi yg cukup banyak. Bahkan beliau sampai cacat tangannya karena dedikasinya dalam bertugas mengejar pelaku tindak kriminal sehingga terkena bondet (semacam bom ikan) saat melakukan penggerebekan di rumah pelaku.

Atas dedikasi yg sangat luar biasa tersebut, pagi tadi (10/6-2019) Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH memberikan reward kepada beliau. Didepan personel Polres Lumajang, Aiptu Trio Budi mendapatkan ucapan selamat dan terima kasih dari Kapolres Langsung.

Dalam amanat apel tersebut, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH. SIK, MM, MH berharap agar terus bermunculan sosok seperti Aiptu Trio di tubuh Polri. “semoga lahir pak Trio-Trio lain di kepolisian, yang tanpa pamrih membantu orang yang membutuhkan, dan juga siap bersabung nyawa mengatasi kejahatan. Dedikasi Pak Trio sangat luar biasa hal ini dapat dilihat dari track recordnya, ternyata beliau memang suka membantu masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya netizen yang mengenal langsung pak trio di media sosial,”tutur Arsal.

“Selain berjiwa penolong, ternyata juga pak Trio merupakan sosok pemberani. Bahkan beliau sampai cacat tangannya karena keberaniannya menggerebek rumah pelaku kejahatan, dimana saat ini pelakunya menyimpan Bondet (semacam bom ikan) dirumahnya, yang kemudian meledak dan membuat cacat tangan kanan pak Trio,”papar Kapolres.

Aiptu Trio Budi menyampaikan disela-sela pemberian penghargaan “saya ucapkan trimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kapolres, tapi saya membantu benar-benar tanpa pamrih. kebetulan ada orang yang menanyakan bengkel, sedangkan situasi masih sangat pagi dimana belum ada bengkel yang buka. jadi saya tawarkan untuk saya bantu tuk mengganti Bannya Kasihan kalau sampai menunggu siang, nanti malah bisa membuat macet karena hari terakhir arus balik, pasti akan terjadi lonjakan para pemudik jadi hati saya tergerak untuk membantunya,”pungkasnya(Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *