133 views

KABAR LUMAJANG : Kades Sombo Meminta Desanya Agar Tidak Di Cap Sebagai Tempat Pegadaian Para Istri

 

Lumajang, MA – Viralnya pemberitaan kasus pembunuhan salah sasaran bermotif istri digadaikan yang terjadi di Desa Sombo Kecamatan Gucialit. Ternyata Kades Sombo, Samad tidak ingin ada citra negatif bagi desanya.

“Saya tak ingin Sombo dikenal sebagai tempat pengadaian Istri kata Samad pada wartawan ABPEDSI saat ditemui di Balai Desanya.

menurut kades sebenarnya kasus pembunuhan salah sasaran didasari utang piutang Hori bersama istrinya kepada Hartono warganya. Dirinya tidak tahu menahu, jika permasalah utang piutang berujung pada pembunuhan dan salah sasaran pasalnya keduanya selama ini hidup satu rumah dengan orang tuanya hartono wanita yang bernama lasmi,tersebut sudah 7 bulan lamanya,”paparnya

“Pokoknya Desa Sombo jangan di cap sebagai tukang gadai istri, warga kami masih memiliki moral dan beragama islam tekun, jelas pria berkumis lebat itu.

Kasus pembunuhan itu menurutnya/ Samad, tidak seheboh warga Kota Lumajang dan didunia maya. Warganya hanya meminta polisi memberikan hukuman setimpalnya sesuai dengan hukum yang berlaku hingga dipersidangan.

Masih menurut samat kades sombo gucialit Yang jelas warga disini minta pelaku pembunuhan dihukum setimpal,”tuturnya

Warga di Sombo sangat sulit mengakses dunia maya. Pasalnya, sinyal sulit sekali akses. Wargapun menggunakan internet di desa, karena sudah tersedia sarana Wifi,”pungkasnya. (Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *