102 views

KABAR LUMAJANG : Terkait Temuan Karcis Palsu Yang Menggunakan Logo Pemkab

 

Lumajang, MA – Sidak Bupati Lumajang ke Jembatan Timbang PT. Mutiara Halim (MH) dan adanya sejumlah temuan karcis yang diduga palsu, mendapat respon dari Komisi C DPRD Lumajang.  Mereka menilai, temuan tersebut merupakan hal baru yang selama ini tidak ditemukan oleh dewan. Apalagi selama ini setoran PT. Mutiara Halim lancar, bahkan naik 5 perse, Sabtu (15-06-2019).

“Itu temuan baru ya. Soal penggunaan logo Pemkab Lumajang kita detailnya belum tahu. Kami bilang temuan baru karena belum melihat karcis itu. Bentuknya seperti apa, bagaimana isinya, kami belum melihatnya” ungkap Ketua Komisi C, Suigsan via telpon.

Karena itu, Suigsan akan berkeinginan turun langsung ke lapangan bersama BPRD (Badan Pajak dan Retribusi Daerah) agar lebih jelas dan tidak muncul asumsi Tapi  karena sudah ada bukti, kita nanti tinggal kroscek,” ungkapnya.l

Anggota DPRD dari Partai Golkar ini, menyampaikan, setoran PT. MH ke Pemkab Lumajang sudah berlangsung sejak pemerintahan yang lama. MoU nya juga sudah disepakati dan setorannya selalu naik sesuai kesepakatn Pemkab dengan PT. MH terdahulu, yaitu 5 persen.

Disinggung soal dugaan adanya kebocoran, Suigsan menegaskan ini bukan kebocoran,Kebocoran itu terkait pajak Ini bukan soal kebocoran pajak. Tapi persoalanya penyalagunaan logo Pemkab pada karcis itu, kan tuturnya.

Terkait target pendapatan pajak tahun ini, kata Suigsan, sudah dipatok Rp 35 miliar dengan asumsi setiap pemilik IUO OP bisa dipungut sekitar Rp 1 miliar/ tahun.

Ditanya kapan dewan akan bersikap atas temuan Bupati tersebut, dengan diplomatis Suigsan menyampaikan, pihaknya akan menggelar rapat dulu di internal dewan Sekarang masih libur. Minggu depan kita rapat internal dulu,”ujarnya.

Ada kemungkinan dewan akan memanggil dan meminta keterangan dari pihak Pemkab/ Bupati dan PT. Mutiara Halim? Suigsan lagi lagi belum memberikan jawaban ya atau tidak Nanti kita rapatkan di internal dulu Kan gitu to Mas,”pungkasnya. (Djaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *