118 views

Terkait Penemuan Jenazah Bayi, LPA Kota Metro Anggap Chandra Toserba Teledor

Lampung (MA)- Terkait penemuan jenazah bayi ditoilet pusat perbelanjaan, Chandra Toserba Metro, Lampung. 10 Juni waktu lalu, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) anggap pihak Chandra teledor dalam pengawasan melalui CCTV.
Ungkapan teledor tersebut diucapkan Aye Sudarto selaku ketua LPA kota Metro saat ditemui Mediaabpedsi.com, Rabu (19/6/2019).
” Apapun alasannya itu namanya teledor.apalagi tempat usaha sekelas Chandra yang jadi pusat keramaian itu harus ada CCTV walau mereka beralasan sedang rehap atau sebagainya sehingga itu tidak termonitor.tapi kalu memang benar begitu ya harus ikut bertanggung jawab karena dilokasi itu jenazah bayi ditemukan, walau statusnya anak atau bayi tapi kan masih dalam perlindungan karena itu masuk dalam perlindungan anak.jadi pihak terkait ya harus ikut bertanggung jawab, karena Tempat kejadian tersebut di Chandra.terlepas siapa pelakunya nanti pihak Kepolisian yang mengungkap.”tegasnya.
Ia juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk usut tuntas kasus tersebut dan memberi efek jera.karena di kasus kali ini terkait tempat usaha Chandra (pusat perbelanjaan,red) yang dimana juga menyangkut nama baik tempat usaha tersebut.
” karena kalau kasus ini bisa terungkap tentunya bisa menjadi contoh baik untuk Chandra di kasus kasus perlindungan anak.dan untuk Chandra akui saja teledor karena ada beberapa titik yang tidak terpantau CCTV.tentunya itu sebagai pelajaran untuk Chandra lebih maksimal dalam pengawasan.” harap, Aye Sudarto.(del).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *