102 views

Pembagian Kupon Pedagang pasar Cedrawasih Terkesan Ricuh

Lampung (MA)- Dari hasil pertemuan antara perwakilan pedagang cendrawasih dengan Dinas Perdagangan kota Metro, Lampung.akhirnya disepakati diadakanya undian bagi para pedagang yanga akan menempati kios atau lapak yang sudah tersedia.namun dalam undian terkesan tidak merata dari jumlah pendaftar awal dengan realisasi undian diadakan.
Ketika ditemui awak media .(selasa 2/7/2019) kepala UPT Pasar Hendri setiawan mengatakan.”ya mba hari ini diadakan nomor undian bagi para pedagang yang tadinya berdagang diTPS ( tempat penampungan sementara).ini dilakukan agar bisa tertata sesuai jenis daganganya.”jelasnya.
Dijelaskan Hendri Setiawan .”kami mba hanya menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan dari hasil pertemuan dinas perdagangan dengan para pedagang sebelumnya.dengan harapan para pedagang yang sudah terdaftar dapat menempati kios sesuai nomor undianya.”ungkapnya.
Ditempat yang sama (lantai ll pasar cendrawasih,red ) terlihat sesak riuh dengan banyaknya antusias pedagang yang mengantri nomor undian karena menunggu panggilan dari pihak Upt pasar.
Disela antrian salah satu pedagang yang berhasil ditemui media abpedsi.com.Yanti mengutarakan keluhanya.” saya kecewa mba denga model pembagian undian kios ini mba.selain tidak sesuai dengan data nama pendaftar tapi juga terkesan dipilah-pilah.karena ada beberapa kios yang sudah dimiliki pedagang mba.karena sudah dikrangkeng.” ungkapnya.
Salah satu pedagang yang namanya sudah tedaftar namun tidak terpanggil diundian tersebut.lalu lakukan protes kekantor perdagangan dilantai ll pasar cendrawasih dan berusaha akan membicarakan hal tersebut ke ketua HPKLM (himpunan pedagang kaki lima metro)
Sayangnya saat sejumlah awak media mendatangi kantor dinas perdagangan, Kadis Dinas Perdagangan tidak ada ditempat.yang ada hanya sejumlah staf, dan tak mengetahui kemana kepala dinasnya pergi. ” gak tau mba kemana bapak perginya.memang mobil dinasnya ada mungkin bapak jalan kaki.” kata salah satu staf Dinas Perdagangan yang enggan menyebutkan nama.(del).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *