119 views

KABAR PASURUAN : Kodim 0819/Pasuruan Dropping Air Bersih

 

Pasuruan, MA – Selain BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dropping air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan, juga mulai banyak dilakukan oleh pihak lain.

Salah satunya seperti yang dilakukan Kodim 0819 Pasuruan dan PT SIER di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, kamis (11/07/2019). Sejumlah personel dengan dibantu warga sekitar, bahu membahu membantu pendistribusian air bersih ke titik pengumpulan air.

Bahkan, Dandim (Komandan Kodim) 0819 Pasuruan, Letkol Ar Burhan Fajari Arfian juga terlihat membantu warga dalam mengisi drum-drum air milik warga yang sudah disiapkan.

Menurut Burhan, dropping air bersih menjadi salah satu upaya TNI Manunggal Desa untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan. Termasuk masalah kekeringan di Kabupaten Pasuruan.

“Dari laporan yang kami dapatkan, ada sekitar 23 desa yang berpotensi kekeringan di 7 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Maka dari itu, kegiatan dropping air bersih ini kami lakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat dan membantu upaya Pemkab Pasuruan dalam mengatasi kekeringan,” kata Burhan, di sela-sela kegiatan.

Selama pendistribusian air bersih, pihaknya dengan diback up PT SIER telah menyiapkan 1 unit tangki air bersih berisikan 5000 liter. Buirhan berharap, air tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat untuk berbagai keperluan. Seperti mandi, masak, air minum dan kebutuhan penting lainnya.

“Silahkan dibagi secara merata. Jangan berebut, biar semua kebagian. Karena kebutuhannya sama antara warga satu dengan yang lain,” jelasnya.

Di sisi lain, datangnya tangki pengisi air seperti surga bagi warga terdampak. Supriyatin (32), salah satu warga Desa Jeladri mengaku antusias untuk mengantri agar mendapatkan jatah air. Lantaran sudah hampir 1 bulan dirinya kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ya syukur mas, karena bantuan air bersih sudah kami terima dari atas, meskipun sebulan bayar dua ribu, tapi gak papa,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan.

Supriyatin mengaku mendapatkan jatah air sebanyak 4-5 drum dalam satu hari yang langsung digunakan untuk keperluan memasak, mandi dan air minum.

“Ya dicukup-cukupin mas. Alhamdulilah daripada tidak dapat bantuan, karena air bersih ini sangat kami inginkan,” imbuhnya. Kepada media abpedsi(Mahaputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *