106 views

Polsek Pulau Raja Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Dijerat Pasal 338 KUHP

 

 

 

Asahan, Sumut-Polsek Pulau Raja Setelah berhasil menangkap Muhammad Rivai (30), Pelaku pembunuhan yang terjadi 9 tahun yang lalu terhadap Leni Boru Silaban,seorang gadis warga Dusun IV Desa Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan,kini kasus kematian gadis malang tersebut menjadi terang benderang setelah pihak Polsek Pulau Raja Resort Asahan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut pada Kamis (11/7/2019) sekira jam 10.00 wib di halaman mapolsek Pulau Raja.

Dalam rokonstruksi yang digelar, terungkap fakta – fakta yang diperagakan sebanyak 16 adegan diperagakan oleh Muhammad Rivai yang merupakan tersangka tunggal pelaku pembunuhan tersebut.

 

“Saat rekonstruksi, terlihat tersangka menghabisi nyawa korban dengan menggunakan batu koral yang dihantamkan berkali-kali dibagian kepala korban hingga korban meninggal,” Jelas Kapolsek Pulau Raja, AKP. AR.Manurung didampingi kanit Reskrim Ipda B.Simamora kepada awak media ini saat dikonfirmasi.

Lanjut Kapolsek, tersangka tega menghabisi nyawa korban saat itu karena korban menolak dan melakukan perlawanan saat tersangka hendak memperkosa korban hingga akhirnya untuk membungkam agar niat jahatnya tidak ketahuan tersangka kemudian dengan sengaja membunuh korban dengan batu.

“Awalnya korban diajak berboncengan menggunakan sepeda motor oleh tersangka yang sudah berniat hendak memperkosa korban diareal perkebunan kelapa sawit, namun karena korban menolak lantas tersangka menghabisi nyawanya lalu meninggalkan jasadnya diareal perkebunan kelapa sawit PTPN Pulau Raja lalu kabur,” Beber orang nomor satu dijajaran Polsek Pulau Raja itu.

 

Atas kejadian tersebut, oleh kepolisian Kapolsek mengatakan Muhammad Rivai dijerat dengan pasal 338 KUHP karena terbukti dengan sengaja dan tanpa hak menghabisi nyawa orang lain dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara. (Stp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *